Diskusi Keuangan Google Search
 



Archive for April 21, 2008

OOT - Nonton film The Tarix Jabrix…

Senin. 21 April 2008 Dear Allz?. Udah, ya?cerita Kartininya. No commentlah?hehehe? Mo cerita aja nih kegiatanku hari ini?yang asyiiiiik banget. Entah berkaitan dengan hari Kartini or tidak?tapi hari ini aku ngambil cuti?pengen istirahat, setelah berbulan-bulan mengalami ?tekanan? mental akibat disuruh ujian sertifikasi?hahaha?maklum emak-emak, disuruh ngapalin peraturan dan prosedur segitu panjang?.hikksss?mana tahaaaaannnn?.Belum apa-apa udah mules duluan? Niat semula sih mau nyantai aja di rumah, sambil reparasi body yang udah pegel-pegel melulu. Dan hedonisme ala rumahan pun udah terlaksana sampai sekitar jam 09.30?nggak mandi?nggak sarapan?Cuma gular-gulir aja di tempat tidur sambil baca buku Habis Gelap Terbitlah Terang, tulisannya Armijn Pane ? yang gaya bahasanya masih gaya bahasa Melayu kuno. Seru aja. Refreshing? Eeeeh?tiba-tiba ada seorang sahabat bilang, dia mau ke Citos. Waaawww?Senin nih. Citos. Ada hubungannya nggak sama nomat ? Alias nonton hemat . Secepat kilat aku mandi?.huuuhhhh?dingin banget lagi?soalnya mendungnya udah kayak mau hujan. Dan secepat kilat juga manggil taksi?.untuk berangkat ke Citos?hehehe? Jam 10.30 udah nyampe di Citos?.eeeeh?Sahabatku lagi bersantap, baso yang hangat. Waaah?pas banget. Aku juga kan belum sempet sarapan tadi. Jadi ikutanlah nimbrung?makan kwetiaw goreng dulu?(busyeeettt?standar banget !!!). Abis makan?sambil nurunin isi perut, ya ngobrol dulu?sambil ngopi-ngopi. Lumayan adalah beberapa seri cerita yang keluar?hehehe?(Nonce, Arif..Aan?jangan sirik !!!). Trus kepikiran?gimana kalo nonton aja. Waaah?tawaran yang mengasyikkan. Jadi deeeh?sama Sahabatku itu kami ke 21, dan ngantri. Bingung juga mau pilih film apa. Film yang satu, Sahabatku itu udah nonton. Film yang dua lagi gak jelas gitu. Apalagi yang film Pocong-pocongan?males banget. Biarpun bagus?iiiihhh?gak selera deh. Jadi kita milih film yang aneh bin ajaib. Judulnya The Tarix Jabrix. Aku belum baca resensinya. Maklum?belum apa-apa udah males aja. Tapi kebetulan tadi pagi aku baca tabloid, dan aku lihat salah pemainnya adalah pemusik (atau pe-ngeband) indie Changcuters dari Bandung. Selintas ada juga ceritanya, tapi ya gitu deeeh?Cuma bilang bahwa film ini seperti promosi juga buat band asal Bandung itu. Aku sama Sahabatku itu ya asal masuk aja. Gak punya ekspektasi apa-apa. Yang penting nonton murah meriah. Limapuluh ribu berdua udah pake popcorn sama aqua?hehehe?. Tapiiii?apa yang terjadi ??? Dari mulai duduk dan menatap layar lebar, kami sudah mulai ketawa. Asli ketawa, karena penyajian filmnya emang lucu bangeeeet. Akting kelima personil band Changcuters itu juga alamiah banget. Asli seperti anak Bandung yang tengil dan sok tahu?(hahaha?jadi inget temen-temen jaman kuliah dulu, ya tengil kayak gitu?). Termasuk tokoh utama Tria Changcut?yang tampangnya juga biasa-biasa saja?dan jauh dari ganteng ukuran standard sinetron. Ceritanya, kelima anak muda itu ( di situ mereka adalah siswa SMA Jayagiri, Bandung) ingin menjadi anggota salah satu geng motor. Ini merupakan kebanggaan anak-anak muda Bandung. Dan ternyata dalam seleksinya mereka gagal total. Tria misalnya, yang memerankan tokoh Cacing, malah takut menjadi anggota geng motor itu karena salah satu syaratnya harus melawan orangtua. Cacing takut kualat seperti Malin Kundang yang dikutuk menjadi batu?(dia membayangkan dirinya dikutuk jadi arca?hehehe). Lalu setelah mereka semua gagal seleksi, Cacing mengusulkan agar mereka mendirikan geng motor sendiri. Dan terpilihlah nama Tarix Jabrix. Tarix atau tarik, dalam bahasa gaul Bandung adalah kencang. Jadi Tarix Jabrix itu mungkin si Jabrik ( rambut Cacing dimodel seperti jabrik berdiri gitu) yang kencang larinya. Dalam perjalanannya Tarix Jabrix bertemu dengan geng motor lainnya, yang pada saat itu paling ngetop di Bandung, yaitu Smokers. Ketua gengnya Max, adalah kakak Calista, cewek cakep murid SMA Jayagiri. Satu sekolah dengan Cacing. Dan diam-diam ditaksir oleh Cacing. Ada perbedaan prinsip dan penampilan antara geng Tarix Jabrix dan Smokers. Kalau Smokers adalah geng motor anak orang kaya dengan tampilan motor mewah seri terbaru, sedangkan geng Tarix hanya memiliki motor seadanya. Bahkan si kembar Ciko dan Coki hanya punya vespa butut tahun 1964. Sedangkan Mulder alias Mulya Drajat, tidak punya motor, dan terpaksa meminjam motor supir bokapnya tiap kali mau ngumpul. Sama mirisnya dengan Dadang, yang motornya butut abis, walaupun dia punya keahlian sebagai montir motor karena ayahnya adalah pemilik bengkel Sugema. Selain penampilan yang sudah jauh berbeda, mereka juga memiliki prinsip yang berbeda juga. Kalau Smokers ( dan umumnya geng motor lainnya) cenderung melanggar aturan lalulintas dan sok jagoan, maka geng Tarix harus taat lalulintas (termasuk harus punya SIM) dan sopan kepada masyarakat. Ini diperlihatkan mereka ketika salah satu si kembar Ciko-Coki tidak punya SIM dan mereka bersama-sama menemani untuk mengurus ujian SIMnya ke kantor polisi ( dan saking gembiranya?mereka malah menggendong Pak Polisi beramai-ramai). Juga ketika ada seorang nenek yang menyeberang di zebra cross, mereka menunggu dengan sabar sampai Sang Nenek menyeberang?( tapi akhirnya Sang Nenek digendong supaya cepat sampai di tempat?hahaha?kebayang nggak nenek yang sudah sangat sepuh digotong oleh 5 pemuda yang tadinya naik motor ??). Ada lagi adegan yang bikin sakit perut ketawa?ketika Cacing yang berhasil ?merayu? Calista untuk diantar pulang, dan di jalan mereka bertemu dengan seorang banci pengamen. Sang Banci yang centil menyanyi di tengah jalan dengan lagu plesetan yang emang lucu banget. Dan sialnya?ketika akan membayar pengamen itu, Cacing kehabisan uang di kantongnya. Sementara lampu stopan sudah menyala hijau, dan Cacing harus jalan. Tapi si Betty si banci tidak terima. Ia membajak motor seorang bapak yang sedang membonceng anaknya, lalu menguber Cacing dan Calista. Bayangkan?.banci se Bandung yang menjadi teman Betty ikutan memburu Cacing-Calista. Mau tau lanjutan ceritanya ????? Yaccch?nonton ajalah filmnya. Pasti lebih seru. Bukannya mau promosi, tapi ini memang film yang apa adanya. Sederhana. Mudah dicerna. Tapi di dalamnya banyak pesan moral yang dibawa. Di antaranya adalah geng motor, walaupun sudah sampai taraf meresahkan masyarakat ( geng motor Bandung selama beberapa tahun terakhir sudah menjadi geng kriminal yang mampu bertindak sadis tanpa alasan yang jelas)?tapi di dalam film ini adalah geng yang anti narkoba ( great?ini pesan moral yang bagus). Selain itu ada pesan tentang kesetiakawanan. Sportivitas. Keberuntungan yang tidak diduga ( ketika Cacing balapan motor dengan Valdi untuk memperebutkan Calista, dan tenyata Valdi bisa kalah?gara-gara?hhmmm?gak usah disebut?ntar gak penasaran). Dan terakhir ada pesan motivasi yang dalam sekali yaitu : dari zero ke hero ! Oya?film ini selain dibintangi oleh bintang-bintang yang nggak ganteng (seperti Tria cs) juga ada bintang ganteng dan bintang cantiknya, yaitu Carissa Putri dan Francine. Jadi seimbanglah?Suasana kota Bandung yang asli semrawut juga digambarkan dengan manis. Pokoknya sudut pengambilan oke?nggak berlebihan?juga tokoh tambahan yang jadi pemanis seperti cewek gendut yang centil, Banci dan teman-temannya tampil dalam porsi yang seimbang. Wwoooiiiii?..udah dulu, yaaa?.Mau mengingat-ingat lagi adegan lucunya?dan adegan yang bikin jantung berdebar-debar?juga adegan yang bikin airmata menetes pelan?wuuuaaaaaaahhhhh?.Mo nonton sekali lagi aacccchhh?.biar mantab !!! Salam hangat, Ietje NB : Thanks ya, Dith?udah puas ketawa tadi?nih perut masih mules gara-gara ketawa melulu?
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com

Comments

Penggunaan Nama “Institute”

Dear Profecers,
Jika kita ingin mendirikan sebuah lembaga yang memiliki nama yang mengandung kata “institut” apakah harus memiliki syarat tertentu? Seperti berbadan hukum pendidikan, dsb?
Terima kasih atas perhatian dan informasi yang diberikan.
Salam,
Teddi

Comments

[PROFEC] Berita Minggu Pagi Kompashal 29 - profil pensiunpreneur

Wah bangga lho Profec punya member yang selebritis semoga apa yang diraih ibu Aning dan pak Hadi bisa menginspirasi rekan rekan profecers lainnya.
Selamat lho buat salah satu Kartini indonesia masa kini yang bisa sukses tapi tetap menempatkan suami sebagai sumber inspirasi dan spirit.
Salam epos, LiesSudianti
2008/4/20 ningharmanto :
> Dear All, > > Pagi-pagi suamiku telpon “Maa maa?sudah dibaca belum Kompas Minggu?” > “Waduh?..belum”. “Buruan cari Kompas Minggu,ada gambarmu dan > gambarku, ada juga gambare mas Hadikun alias Hasuko.Temen-temen udah > pada sms nih”, suara suamiku merdu dan bernada gembira dari seberang > kota Semarang. Begitu mendengar kabar itu,saya langsung turun ke bawah > cari koran Kompas karena memang langganan. > > Nggak sabar sambil nggendong cucu saya buka lembar demi > lembar?.tiba2 cucu langsung teriak “Nih Oma-mami?.Tatung (eyang > kakung)?eh?..benar ternyata ada gambar suamiku sedang > memperhatikan daku?.dengan mesra (geer..nih)?.dan gambar diriku > bertopi ungu berseragam karyawan sedang memilah milih irisan > “mahkotadewa”?..ini bukan promosi?.lho mas Deni tapi berita pagi > yang menarik hati hehehe. > > Saat suami dikabari mau diwawancara Kompas lalu saya tanya untuk kolom > dan topik apa, ternyata untuk halaman Keluarga. Yang dicari figur > orang yang sudah bekerja mapan tetapi nekad dan berani berhenti kerja > memilih jadi entrepreneur atau istilahnya “Pensiunpreneur”. Saya sudah > feeling “Oh kalau gitu yang diwawancara pasti beberapa figur neh.Saya > bilang ke suami “nanti usulkan mas Hadi Kuntaro juga pak kalau butuh > nara sumber lain”. Benar saja feeling saya,wartawan Kompas minta > dicarikan nara sumber lain yang berani pensiun muda lalu membangun > usaha sendiri?.Suami langsung memberi nomor telpon mas Hadi karena > yang paling pas dan masih hangat ya mas Hadi?.Akhirnya terwujudlah > artikel Keluarga dengan 3 nara sumber?..yang okey punya hahaha.Suami > diwawancara lebih dari 3jam dan sesekali saja saya mendampingi. Maklum > bersamaan ada tamu agung dari Surabaya mas Nano dan isteri. > > Berhasil muncul di koran Nasional mempunyai kebanggaan tersendiri?.. > “wow keren”. Kalau saya pribadi sudah sering banget diwawancara di > berbagai media cetak termasuk Kompas (th 2004) maupun media Televisi. > Biasanya suami saya lebih senang dibalik layar?.istrinya saja yang > maju didepan hehehe. Dampaknya sangat bagus untuk peningkatan > penjualan. Mudah-mudahan dengan termuatnya profil suami dan mas > Hadi?bisnis kita jadi lebih maju lagi. Mas Hadi dan temen2 semua , > kita bersepakat saling mempromosikan ya?. > Kalau berbisnis bisa saling memberi dukungan maka kerinduan untuk 3G > (guyon, gayeng, guyup akan terus melekat dihati kita diikuti dengan > langkah nyata?sehingga SESUBA?Sehat Sukses Bahagia?.. > > Berita Minggu pagi selengkapnya bisa dibaca di Kompas Minggu 20 Aril > 2008 hal 29,topik Keluarga artikelnya hampir satu halaman > penuh?..Syukur pada Tuhan dapat iklan > gratis?.. > > Aning Harmanto > > >

Comments

[PROFEC] REKAN REKAN PROFECERS BANDUNG…. RAME RAME HADIR DI ACARA BEDAH BUKU PAK JAMIL

Dear all Profecers khususnya yang berdomisili di Bandung
Hallo teman teman semua sudah lama kita tidak mendapatkan siraman rohani atau inspirasi dari bapak inspirator kebanggaan Profec yaitu Pak Jamil Azzaini yang juga merupakan salah satu founding father milis yang kita cintai ini, jasa beliau buat Profec selama ini rasanya sudah tidak terhitung cuma Tuhan yang bisa membalasnya. Salam epos yang sering saya ucapkan adalah salam yang saya dapatkan dari KUBIK LEADERSHIP yang berarti energi positip yang dimaksudkan agar kita selalu menebar energi positip ke seluruh relung hati para sahabat.
Akhir akhir ini beliau memang sangat sibuk terlebih lagi setelah meluncuran buku beliau kedua setelah KUBIK LEADERSHIP jangankan menemui beliau melihat tulisan beliau pun sudah langka jadi….. bagi anda yang kangen ingin ketemu beliau khususnya teman teman Profecers Bandung jangan sia siakan kesempatan ini pak Jamil akan hadir di TB Gramedia hari Rabu tgl 23 April 2008 jam 19.00, buku beliau yang baru berisi banyak kesaksian tentang perjalanan hidup beliau dari semenjak kecil sampai sekarang. Ingat kerang Rebus kerang mutiara, Ingat Rantai gajah dan kotak korek api…. dan masih banyak lagi tulisan beliau yang akan menginspirasi anda untuk bisa sukses.
Nanti kalau ketemu beliau bilang dari Profec ya beliau selalu senang bisa bersilaturahmi sama anda semua …. hati hati lho pak Jamil sekarang layaknya selebriti lho udah susah ditemui di kopdar Profec jadi jangan sia siakan kesempatan ini. Jangan sampai pak Jamil merasa tidak lagi dibutuhkan oleh kita semua lho.
Buat pak Jamil mbok aku dikasih jadwal manggung bapak di daerah biar bisa woro woro sama sedulur Profecers sekalian. Milis ini kan juga milis bapak ya sudah selayaknya toh kalau kita dijadikan sarana penyebaran epos bapak.
Salam epos, Lies Sudianti Founder & Moderator 0817 0707 770 0813 1887 3480 lies.sudianti@gmail.com

2008/4/20 jamil azzaini :
> Rekan-rekan Profec, > Selama ini bila saya ada acara training di daerah selalu saya padukan > dengan bedah buku saya Menyemai Impian Meraih Sukses Mulia di Toko Buku > Gramedia. Ada yang ramai/meriah dan banyak pembeli ada pula yang sepi. > Sampai sekarang sejujurnya saya belum bisa menemukan formula yang pas untuk > acara talkshow/bedah buku di toko buku yang pesertanya beragam dan boleh > jadi silih berganti. Mohon masukan buat temen-temen bagaimana caranya agar > talkshow/bedah buku sukses. Insya Allah dalam waktu dekat, Rabu 23 April > saya akan talkshow di TB Gramedia BSM Bandung, pukul 19.00. Jadi masukannya > saya tunggu sebelum Rabu ya. Terima kasih atas perhatian dan kesediaan > memebrikan masukan > > Salam Sukses Mulia > > Jamil Azzaini > http://jamil.niriah.com > > —————————— > Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it > now. > > >

Comments

Need your Help Pak…..

Mbak Lies, Kalau mungkin bisa di sebar di milist.. Matur sembah suwun

Comments

Uang Pesangon Mesti Diapakan?

UANG PESANGON MESTI DIAPAKAN?
oleh: Ahmad Gozali
( www.perencanakeuangan.com)

Dikutip dari Republika, 30 Maret 2008
Assalamualaikum Wr Wb Pak Gozali, Saat ini saya baru saja menerima keputusan perusahaan untuk mengungurangi jumlah karyawan, termasuk posisi saya pun menjadi salah satu posisi yang dihilangkan. Karena masa kerja yang belum terlalu lama, pesangon yang saya terima pun tidak terlalu besar, sekitar Rp 25 juta. Masalahnya adalah, saya bingung sekali harus diapakan uang tersebut agar tidak cepat habis dan syukur-syukur bisa berkembang. Terus terang saja, saya selama ini tidak terlalu peduli dengan keuangan saya sendiri. Yang penting, gaji yang masuk bisa cukup untuk keperluan, itu saja. Tapi dengan adanya PHK ini, saya baru sadar perlunya mengatur keuangan. Saya sendiri masih lajang, namun menanggung beban nafkah orangtua (berpatungan dengan kakak saya). Menurut Pak Gozali, apa yang harus saya lakukan dengan uang tersebut, apakah disimpan saja atau diinvestasikan?
Teti, Jakarta
Jawaban:
Waalaikumussalam Wr Wb
Mbak Teti, saya turut prihatin dengan kondisi Anda sekarang yang terpaksa kehilangan pekerjaan karena perubahan kebijakan yang dilakukan oleh perusahaan. Tapi jangan khawatir, jadikan ini sebagai jalan untuk mencari pekerjaan yang lebih baik lagi. Anggap saja Anda sekarang ini sedang mendapat kesempatan untuk rehat sejenak dan memulai kembali karier Anda. Tentunya bukan lagi dengan modal nol seperti ketika baru lulus kuliah, melainkan sudah dengan pengalaman kerja yang sangat berharga untuk perusahaan lain. Dan Alhamdulillah juga tidak dengan modal finansial nol, tapi dibekali uang pesangon.
Saran saya Mbak Teti, jangan dulu investasikan uang pesangon Anda ke dalam investasi yang berisiko sampai Anda kembali memiliki penghasilan. Karena Anda tetap membutuhkan biaya hidup, bahkan ikut menanggung juga biaya hidup orangtua, maka langsung sisihkan sebagian dari pesangon Anda sebagai biaya hidup beberapa bulan ke depan. Simpan saja sekitar tiga bulan gaji normal Anda di dalam rekening tabungan. Uang ini bisa digunakan sebagai biaya hidup selama tiga bulan ke depan sampai Anda mendapatkan pekerjaan baru.
Sedangkan sisanya sebaiknya untuk sementara disimpan saja di dalam deposito agar tidak mudah terpakai. Memang bunga atau bagi hasil deposito tidak terlalu besar sehingga dana Anda pun tidak akan banyak berkembang, tapi tujuan utama Anda sekarang adalah menjaga agar uangnya tidak cepat habis, dan sebagai cadangan jika Anda belum memiliki pekerjaan lagi dalam waktu tiga bulan. Karena biaya hidup sudah ‘terjamin’ selama beberapa bulan ke depan, diharapkan Anda bisa fokus untuk mencari pekerjaan baru tanpa direpotkan dengan urusan keuangan yang seringkali menyita banyak perhatian dan membuat stres. Dengan begitu, diharapkan Anda bisa mendapatkan pekerjaan baru yang lebih baik lagi dalam jangka waktu maksimal tiga bulan.
Jika Anda sudah memiliki penghasilan lagi, barulah Anda pindahkan sisa uang pesangon Anda yang tadinya dalam deposito ke dalam investasi yang lebih berisiko. Misalnya saja reksadana atau unit link. Tentunya saya sarankan juga agar Anda mempelajari terlebih dahulu berbagai macam produk investasi yang ada agar bisa memilih yang paling tepat. Setelah bekerja kembali, posisi Anda cukup aman untuk melakukan investasi. Uang tersebut diharapkan tidak diganggu dalam jangka waktu yang cukup panjang karena untuk jangka pendek Anda sudah punya gaji.
Dan agar tidak pusing lagi menghadapi kondisi PHK yang sering kali tidak terduga, saya juga sarankan agar Anda menyiapkan sejumlah dana cadangan dan berinvestasi secara rutin. Yang penting, jangan semua gaji dihabiskan hanya untuk keperluan saat ini saja. Karena tentunya akan banyak sekali kebutuhan di masa depan yang tidak bisa ditanggulangi dengan hanya mengandalkan gaji, misalnya keperluan untuk menikah, membeli rumah dan kendaraan, pendidikan anak, dan sebagainya.
Salam. Ahmad Gozali Perencana Keuangan

- MOHON DI FORWARD -
_____________________________________________________ Kunjungi situs kami di www.perencanakeuangan.com Ingin mendapatkan info dan artikel rutin di email Anda tentang perencanaan keuangan? Dapatkan newsletter kami. Kirimkan email kosong Anda ke alamat SSR-InfodanArtikel-subscribe@yahoogroups.com Ingin bertemu dan berkenalan dengan rekan-rekan lain yang memiliki minat yang sama terhadap topik tentang perencanaan keuangan? Join klub kami. Kirimkan email kosong Anda ke alamat SSR-Klub-subscribe@yahoogroups.com Ingin bertemu dan berkenalan dengan rekan-rekan lain yang memiliki minat yang sama terhadap topik tentang perencanaan keuangan syariah? Join milis kami. Kirimkan email kosong Anda ke alamat SSR-Syariah-subscribe@yahoogroups.com

Comments

[SSR-Syariah] Investasi 5 Juta

Terima kasih atas saran yang diberikan, semoga bisa menambah semangat kami untuk berusaha, salam hangat dari kami
________________________________________________________ Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/

Comments

[Manager-Indonesia] HATI-HATI MENUTUP KARTU KREDIT

Dear Rekan,
Dari milis Tetangga, semoga bermanfaat.
Salam, Freddy Pieloor Author “How To Become RICHER” (H2BR) - “Jadilah Kaya Secara Pasti, dengan Caramu Menjalani Hidup” - 0816 1 996699 0219 1 996699
www.theAntara.com INSURANCE BROKERS & CLAIMS CONSULTANT Tel. 021 3519286 Fax. 021 3805007 Antara@cbn.net.id
“Design & Determine Your Insurance Needs”

Comments

[PROFEC] File - DATA BASE


Comments

“Betet Kecil Bersiul®”

“Hey, mengapa kau bersiul terus wahai betet kecil?” padahal sepanjang hari tadi bukankah kamu sudah gagal terbang?” hardik nuri kuning. “Nuri kuning yang baik, justru aku itu bersiul sebagai tanda rasa terima kasih atas feedback-feedbackmu padaku”. “Kamu tadi khan bilang kalau teknik sayapku kurang kubuka lebar, ancang-ancangku kurang jauh, aku tidak memperhatikan arah angin bertiup”.
“Bagiku belum bisa terbang itu bukan berarti gagal…” Aku besok akan terbang dengan cara beda! mencoba mengikuti cara-cara yang kamu feedbackkan. Aku yakin besok aku sudah akan bisa terbang sepertimu.
Sambil terus bersiul, betet kecil terus mencoba teknik-teknik baru, meski hari sudah petang, karena tak sabar ia menunggu matahari menyingsing di esok pagi.
Akhirnya pagi itu pun datang. Sambil bersiul makin kencang, betet kecil tanpa sadar sudah berhasil terbang dari pucuk pohon yang satu ke pucuk pohon yang lain.
“Luarbiasa jika aku mau mempraktekkan feedback ini ya” renung betet kecil sembari terus mengingat-ingat kunci sukses terbangnya: “buka sayap lebar-lebar, ambil ancang-ancang lebih jauh, ikuti arah angin meniup”.
Dan akhirnya pecahlan siulan “terkencang” betet kecil pagi ini: “Dimanakah gagal itu kini?”
Ingin mendapatkan cerita-cerita inspiratif & motivating yang lain? silahkan klik di sini http://krisnawan.wordpress.com

Comments

« Previous entries