Diskusi Keuangan Google Search
 



Archive for April 25, 2008

TOMORROW IS SATURDAY THE HOBBY DAY

Dear all Profecers,
Besok adalah hari Sabtu hari bebas menyalurkan hobi kita, syukur syukur hobi itu bisa dikembangkan menjadi bisnis atau sumber pemasukan dana yang akan sangat membantu menunjang perekonomian keluarga.
Hobi Menulis….. Kenapa tidak membuat buku?
He he he aku dari dulu selalu terkagum kagum melihat orang mampu membuat sebuah buku padahal saat membacanya aku suka berkomentar … wah buku begini aja sich aku bisa…. tapi pada kenyataannya aku tetap saja tidak selesai selesai merampungkan buku pertamaku padahal segudang ide sudah tersimpan di otakku tapi aku tetap saja tidak mulai mulai menulis padahal kalau menulis di milis tulisanku mengalir begitu saja bahkan bisa menulis banyak artikel tanpa ragu ragu tapi kenapa pas mau menulis buat bukuku lho kok malah mandeg?
Rupanya yang bikin mandeg karena aku menulis sekaligus berpikir akibatnya pikiran ini saling bertentangan saling menghakimi untuk bisa menulis yang sempurna alhasil malah engga jadi jadi tulisannya.
Tapi melihat teman teman baik alumni CCMPB batch 1 maupun 2 ada yang sudah menyelesaikan draft buku mereka aku jadi tertantang untuk juga bisa menyelesaikan draft buku pertamaku, tolong doanya ya Profecers sekalian dan juga bimbingan mentor setiaku Pak Dodi dan Pak Johanes yang tak henti hentinya menghimbau dan menyemangati aku untuk terus berpacu dan membiarkan semua inspirasi mengalir melalui ketukan jari jari di keyboardku.
Teman teman alumni CCMPB ayok jangan lama lama lho menulis bukunya nanti keburu ilang inspirasi dan spiritnya….. buat yang sudah hampir rampung selamat buat anda sekalian dan jika nanti buku kalian selesai aku ingin n menjadi orang pertama yang memiliki buku kalian.
Sekalian mau pamit dua hari ini soalnya mau ikut boothcamp di Cipayung hari Sabtu sampai Minggu besok, mohon bantuan para moderator lain untuk mengambil alih tugasku ya, thanks buat anda semua.
Salam epos, Lies Sudianti 0817 0707 770

Comments

[PROFEC] Art-Living Sos 2008 (A-4 Kepompong…Kupu-kupu..

Dear mb Lies….

Thanks bangeeettt….kalau saya masih bisa menjadi Inspirasi semua sahabat di sini…
Iya neeeh…beberapa waktu belakangan ini saya agak ‘sibuk’ (dalam tanda kutip)…hihihi…ya, itulah…gara-gara disuruh ujian sertifikasi rupanya mengganggu unconscious saya, sampai jadi rada tulalit.

Kalau diajakin ngomong juga agak-agak melayang gitu…ha ha ha…(bisa juga ya, mengalami stress…eeeh, tapi gak kelihatan khaaan ???). Untunglah ujian itu sudah selesai…dan tinggal menunggu hasilnya saja…Ternyata yang ‘mencemaskan’ itu memang nggak kelihatan…Cuma bikin nightmare melulu…

Saya juga kangen niiih…kapan bisa bikin acara sharing seperti acara Kartini-an tahun lalu itu. Kangen sama mb Liliana, dan semua-mua Kartini (plus Kartononya juga) …

Moga-moga abis ini nggak tulalit lagi deh…

Salam sayang,

Ietje

________________________________
From: TheProfec@yahoogroups.com [mailto:TheProfec@yahoogroups.com] On Behalf Of Lies Sudianti Sent: Friday, April 25, 2008 6:16 PM To: TheProfec@yahoogroups.com Subject: Re: [PROFEC] Art-Living Sos 2008 (A-4 Kepompong…Kupu-kupu..

Ibu Ietje yang selalu inspiratif,
Terimas kasih artikelnya yang sungguh menyentuh seperti biasanya. Jadi inget tahun lalu ibu menjadi salah seorang inspirator di Profec bersama ibu Liliana dalam topik bahasan KARTINI ABAD 21, kapan ya kita bisa mengulangi lagi suasana yang begitu inspiratif dan patriotik.
Salam epos, Lies Sudianti
Ietje Guntur wrote:
Dear Allz…

Akhir minggu niiih…Hari-hari terakhir di bulan ini…Hmm…biasanya kan kalau akhir bulan kita suka melihat-lihat ke belakang…Melihat perjalanan kita selama hari-hari awal di bulan berjalan. Merenung…ngapain aja sih kemaren-maren ini ???

Jangan kuatir. Apa pun yang sudah kita lakukan, atau belum kita lakukan semua itu adalah sebuah proses. Sebuah perubahan. Percaya tidak ? Kita sedang berubah…Tidak ada yang tidak berubah…Seperti ulat yang menjadi kupu-kupu…

Hmmm…saya jadi pengen cerita soal kupu-kupu niih. Boleh khan ?

Oke deeeh…Selamat menikmati…Selamat berubah…

Salam sayang,

Ietje

Art-Living Sos 2008 (A-4.01
Start : 24/04/2008 14:03
Finish : 24/04/2008 18:01
Edit & final : 24/04/2008 22:08

KEPOMPONG….KUPU-KUPU…

Saya sedang mematut-matut diri di depan cermin. Pakaian sudah oke. Bawahan, kebetulan saya sedang memakai celana panjang juga sudah oke. Atas dan bawah sudah serasi dalam warna - yang tumben - serasi…hehehe…Arloji, sudah melekat erat di tangan kanan. Anting kecil di kuping sudah. Dan…hmmm…masih ada yang kurang. Bros ! Itu, lho…asesoris berpeniti yang biasa dicantelkan di kelepak blazer atau di kemeja. Kalau kata teman-teman dekat sih, saya ini layak disebut ‘Ms. Brooch’…he he..Soalnya, nyaris tiada penampilan tanpa bros…

Urusan bros ini, memang bukan baru sehari dua hari menghiasi hidup saya. Dari jaman SD, satu-satunya perhiasan yang paling saya sukai ya bros ini. Dan koleksi saya sudah seperti toko bros…hehehe…Bukan kemaruk. Tapi suka saja. Salah satu koleksi yang paling sering saya pakai adalah kupu-kupu dan kura-kura. Ada juga yang berbentuk buaya, tapi banyak yang takut kalau saya pakai bros buaya itu. Nyeremin, katanya …hehehe…jadi ya, sudah…ngalah aja. Jadi, kali ini saya pun mengambil bros kupu-kupu saja. Sederhana. Tapiiii….membuat penampilan saya jadi beda. Rada feminin gitu…hiks..

Hmmm…kenapa saya suka bros kupu-kupu ini ? Ya, karena keren dan elegan. Selain yang berwarna hitam, saya juga punya beberapa warna lagi. Pokoknya kalau lihat bros kupu-kupu…waaawwww…langsung pengen beli…hehehe. Yang jelas, tidak akan mubasir, karena selain berfungsi menjepit kancing kemeja agar tidak menganga kemana-mana….ya, tampilannya juga keren.

?

Kalau kita mau cerita soal kupu-kupu ini, ada hal yang sangat saya kagumi dari mahluk bersayap cantik ini. Kupu-kupu itu adalah salah satu mahluk ciptaan Tuhan yang luar biasa. Sebelum menjadi mahluk cantik seperti itu, ia harus melalui proses metamorfosis yang lumayan panjang. Tahu kan asal usulnya ? Ya, kupu-kupu secantik apa pun, asal usulnya ya dari ulat yang kata sebagian orang, mengerikan bentuknya. Ulat-ulat ini berasal dari telur yang menempel di daun-daun tanaman. Setelah menetas, dia akan menjadi ulat yang bermacam bentuknya.

Ada yang berwarna hijau berbintik-bintik dengan tanduk kecil di ujung hidungnya. Ada yang berwarna coklat muda, berbentuk gemuk, dengan lekuk-lekuk tubuh yang selalu bergerak-gerak. Dan bermacam warna lagi. Tapi apa pun warna dan bentuk ulat itu, satu hal persamaannya adalah kerakusannya yang luar biasa. Seekor ulat bisa menyantap puluhan lembar daun dalam waktu yang singkat. Dan itu dilakukannya tanpa berhenti. Makan terus. Selama beberapa hari. Sebelum akhirnya ia kekenyangan, dan membungkus diri di dalam selaput kepompong.

Kita tidak akan menduga, dari ulat yang bentuk sebelumnya amat mengerikan ( bahkan bagi sebagian orang juga tampak menggelikan atau menjijikkan !)….bisa menjelma menjadi kupu-kupu yang luar biasa cantik. Setelah melalui proses pertapaan yang lama…(ada yang sekitar 21 hari), seekor ulat bisa beralih rupa menjadi kupu-kupu. Ulat yang tadinya hanya mampu merayap-rayap di pohon dan di lembar daun setelah melalui proses metamorfosa yang penuh rahasia, mendadak punya sayap dan bisa terbang. Proses rahasia itu hanya Sang Ulat dan Sang Maha Pencipta yang mengetahuinya. Proses yang tertutup…penuh perenungan, dan akhirnya menghasilkan tampilan yang luar biasa.

Kita yang tak tahu proses metamorfosa itu hanya bisa tercengang. Terheran-heran. Bagaimana ulat yang dianggap jelek itu bisa menjadi kupu-kupu cantik dan mempesona. Lalu terbang kian kemari di antara tanaman dan bunga-bunga. Mengisap madunya. Menjejakkan kakinya di antara serbuk sari. Dan membantu perkawinan antar berbagai jenis bunga dan buah. Yang kelak akan menjadi penerus generasi bunga dan buah itu. Menjaga kesinambungan kehidupan tanaman. Membantu menjaga kelestarian lingkungan. Waaww !

?

Ngomong-ngomong soal kupu-kupu dan metamorfosis….hehehe…saya jadi ingat diri sendiri. Aduuuh….aku nih, jadi kayak orang narsis deh. Ceritanya tentang diri sendiri melulu…hehehe… Tapi ya, gapapa khan ? Ntar kalo cerita tentang orang lain…terus ceritanya nggak benar, katanya malah fitnah. Kalau cerita tentang diri sendiri…asalkan gak berlebihan, ya gak mungkinlah memfitnah diri sendiri…hmmm…

Rasanya sih, saya sendiri juga mengalami proses metamorfosis yang luar biasa. Dari segi penampilan…dulu di jaman SD , saya adalah si Ietje yang hitam dekil dengan rambut kribo dan mata yang besar seperti ikan koki . Lalu bisa berubah menjadi si Ietje yang agak berwarna terang dan berambut panjang banget ketika SMA. Trus kadang-kadang ( kalau lagi ingat) ya memakai kacamata . Walaupun nggak perlu-perlu amat…tapi biar dibilang pakai kacamata karena rajin belajar…hehehe. Dan lebih hebat lagi…setelah berpuluhtahun ….eeeh…malah jadi berkulit terang benderang dan mirip seperti Cory Aquino…presiden Filipina beberapa era yang lalu…hehehe…Kok jauh banget cari perbandingannya, ya ? Namanya juga perbandingan…ya, ambil yang lebih mantap gitu biar semangat .

Itu baru metamorfosis fisik. Belum lagi metamorfosis ketrampilan. Jaman SD sampai lulus SMA….( dan seterusnya)…saya tuh paling anti dapur…Ini sudah selalu saya proklamirkan berulang-ulang. Kalau ada cowok yang naksir, saya cepat-cepat bilang, bahwa saya nggak bisa masak ( dan nggak mau !!!). Dari pada saya bohong di belakang hari, lebih baik saya terus terang saja. Nggak bisa masak adalah bagian dari sisi kekurangan saya. Prinsip saya, kalau saya nggak bisa masak, mestinya punya calon (pacar atau suami) yang lebih ahli memasak dari saya…Syukur-syukur bisa punya pacar atau suami seorang koki… hehe…pasti lebih asyik lagi…

Bukan karena memasak itu nggak penting atau terasa ‘wanita tradiosional’ banget. Tapi sungguh, saya suka pusing kalau mencium bau asap. Belum lagi masakan jaman dulu itu kan prosesnya panjaaaang banget. Belum apa-apa saya sudah pengen semaput. Apalagi saya kan nggak begitu doyan makan, jadi ngapain saya mesti repot-repot memasak ? Makan daun-daun mentah yang dipetik dari halaman sama tempe goreng saja saya masih bisa hidup kok…hehehe… simpel alasannya khan ?

Gara-gara proklamasi yang nggak feminin itu, ada juga beberapa calon mertua (padahal baru dalam taraf publikasi penampilan…) yang menolak saya. Katanya, saya nggak wanita banget ! Syukur alhamdulillah….Daripada ntar saya sengsara punya mertua cerewet kayak gitu…hehehe…Sambil dalam hati berdoa, semoga ada yang mau menerima kecacatan saya…kalau itu memang dianggap sebagai cacat yang fatal.

Nah, setelah jadi kepompong sebagai anak kos dan juga ibu muda yang punya anak seperti singa kecil, lambat laun saya bisa juga belajar ( dan mau tidak mau) memasak. Saya berhasil melalui proses metamorfosis yang buat saya sungguh berat. Barangkali kalau bagi orang lain memasak adalah aktivitas yang menyenangkan, bagi saya perlu perenungan…perlu penguatan hati…perlu nangis dulu…(karena masakannya gagal total…hiiikss…). Teman-teman dan keluarga yang dulu tahu persis bahwa saya Cuma bisa memasak air ( itupun pernah pancinya sampai kering kerontang), pasti akan takjub karena saya akhirnya bisa masak…

Masih ada lagi. Soal kesabaran. Kalau yang ini barangkali memang bakat saya berdarah encer dan panas…hihihi…Dulu tuh saya jarang banget mikir panjang kalau mau melakukan sesuatu . Pokoknya antara pikiran dan perbuatan itu sumbunya pendek banget. Iya kalau perbuatannya itu tidak berdampak parah…tapi kalau dampaknya mencelakakan, itu kan bisa berbahaya. Ini yang sering diwanti-wanti juga oleh ibu saya. Supaya saya lebih sabar sedikit !

Untuk urusan kesabaran ini proses metamorfosisnya luar biasa panjang. Segala cara dan metoda sudah saya lakukan. Dari mulai puasa, latihan pernafasan, perenungan, dan terapi tersenyum…. halaaaaah…hasilnya sih masih on-off. Tapi kalau dilihat dari skalanya…ya lumayanlah. Dulu tuh, sumbu emosinya paling 3-5 cm….sekarang sudah bisa sampai 10-15 cm….Sementara orang lain ada yang sumbunya sampai 30-50 cm…hahaha…jauh banget perbandingannya kan ? Dalam hal ini saya nggak punya contoh yang bisa saya copy-paste…Ya, mungkin karena darah saya encer banget yaaa ? Tapi kalau tanya sama teman-teman jaman SD sampai SMA dulu….ya, mereka pasti tahu…bahwa kesabaran saya sudah bermetamorfosis secara luar biasa…hehe…

Apalagi yaaa ? Ilmu ? Achhh….kalau yang ini sih…kayaknya dari dulu sampai sekarang saya masih menjadi ulat atau kepompong deh ! Ibarat ulat, saya masih rakus memakan daun ilmu. Ibarat kepompong, saya masih sibuk merenung dan merajut tali-temali. Saya masih belum layak untuk terbang mengembangkan sayap seperti kupu-kupu yang cantik. Saya masih dalam proses belajar….yang tak pernah berhenti…

Oohh…masih ada lagi. Satu, yang sangat penting. Sangat luar biasa. Yaitu proses metamorfosis diri saya dari seorang gadis yang tomboynya amit-amit, menjadi seorang ibu…yang aiiiih…seperti bidadari…(hehe… sekali ini saya wajib menghargai diri sendiri…karena prosesnya beraat bangeeettt). Jangankan orang lain yang melihat saya sehari-hari, wong saya sendiri kadang ragu-ragu…apakah saya bisa menjadi seorang ibu yang ideal ?
??

Hmm…balik lagi kepada urusan kepompong dan kupu-kupu….Saya jadi merenung sendiri…Siapakah kita saat ini ? Apakah kita masih seekor ulat ? Apakah kita sudah menjadi kepompong ? Atau kita sudah menjelma menjadi kupu-kupu yang cantik mempesona ?

Apa pun…di mana pun posisi proses diri kita saat ini…seyogyanya kita memang harus terus bergerak. Terus berproses. Terus berubah. Ulat menjadi kepompong. Kepompong menjadi kupu-kupu. Dan setelah menjadi kupu-kupu, kita akan mengisi dunia dengan aktivitas yang membantu melestarikan kelanggengan dunia.

Begitu khaaan ??? Semoga saja…

???

Salam kepompong…kupu-kupu,

Ietje S. Guntur

Special note : Thanks buat Lisa yang jadi inspirasi tulisan ini…Juga buat Chali di Tarakan…yang menemani bersama kunang-kunang dan bulan di langit kelam…

Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com

Salam EPOS,

Lies Sudianti
Founder & Moderator The Profec
0817 0707 770 (XL)
0813 1887 3480 (Simpati)
021-98095258 (Esia)
lies.sudianti@gmail.com (japri)

::BCA::

Comments

APA YANG AKAN ANDA WARISKAN JIKA ANDA SUDAH TIADA? KENAPA BUKAN BUKU ANDA?

Dear all Profecers,
Belakangan ini semakin banyak orang yang mulai menyadari bahwa buku adalah salah satu maha karya yang mencatat pemikiran, impian, perjuangan, kehidupan seseorang yang bisa diwariskan sebagai saksi sejarah seseorang.
Seandainya RA Kartini dulu tidak menulis buku HABIS GELAP TERBITLAH TERANG mungkin tidak akan pernah ada hari Kartini yang selalu kita peringati setiap tgl 21 April, buktinya banyak pahlawan baik laki laki maupun perempuan yang tidak pernah menuliskan sejarah perjuangan mereka seolah sirna dimakan jaman.
Seseorang selalu dikenang dari hasil karyanya dan sehebat apapun seseorang jika tidak mempunyai hasil karya yang nyata namanya akan pudar secara perlahan lahan karena hasil karyanya itu bisa menjadi saksi sejarah bahwa dia pernah menjadi seseorang di suatu masa dan selagi dia masih hidup pun dia bisa menyaksikan bagaimana hasil karyanya itu meraih penghargaan atau mendapat pengakuan dari berbagai elemen masyarakat.
Salah satu hasil karya anda yang mungkin bisa anda wujudkan adalah BUKU. Kenapa anda tidak menulis buku anda sendiri yang nantinya bisa anda wariskan buat anak cucu sehingga mereka mengenal anda walau mungkin ketika mereka lahir anda sudah tiada, atau apakah anda tidak akan merasa bangga jika hasil karya anda dibaca banyak orang ataupun menjadi topik diskusi hangat baik di media cetak ataupun elektronik, lihat buku AYAT AYAT CINTA menjadi fenomena setelah sukses difilmkan walau ada saja pro dan kontra tapi itu semua justru semakin membuat bukunya laris di pasaran.
Para pembicara yang sukses biasanya semakin sukses justru saat mereka sudah menulis buku dibanding mereka yang tidak dan bukunya itu menjadi branding dirinya yang semakin mengokohkan serta menjadi legitimasi atas kredibilitasnya di bidang yang selalu diajarkannya.
Menulis itu susah?
Banyak orang bingung untuk mulai menulis, engga tau mau mulai dari mana nach bagi anda yang semangat ingin menuliskan buku anda sendiri tapi engga tau gimana caranya jangan sia siakan peluang yang ada…. ikut workshop CARA CEPAT MENJADI PENULIS BUKU Batch # 3 yang akan kami adakan tgl. 17 Mei yang akan datang. Jadikan diri anda saksi sejarah atau menjadi salah satu tokoh sejarah dengan torehan tulisan anda sendiri.
Salam epos, Lies Sudianti Coordinator PROFEC AUTHORS CLUB 0817 0707 770 0813 1887 3480 lies.sudianti@gmail.com

Comments

Haloooo??

Perhatian: pesan yang diteruskan sudah dilampirkan.

Comments

I gave your name…

http://goodtree.com/invitations/74398085?version=16&a=812a8
Please accept my invitation to the website that is connecting all the good people around us.
Be Good,

Comments

EARLY BIRD WORKSHOP CARA CEPAT MENJADI PENULIS BUKU Batch # 3 diperpanjang sampai 28 April 2008

Dear all Profecers,
Sehubungan akan dilaksanakannya workshop CARA CEPAT MENJADI PENULIS BUKU Batch # 3 pada tgl. 17 Mei 2008, bersama ini saya ingin mengupdate data peserta yang sudah mendaftar sbb.:
1. Fhierly Husein, Milis Bicara 2. Choirul Asyhar, Milis Bicara, paid 3. Budi Eman, Profec, not yet confirmed 4. Moh. Shobirienur Rasyid, Profec, paid 5. Henoch Q. Ludong, Nissan, not yet confirmed 6. Alex Iskandar, Profec, paid 7. Moh. Ali Ridlo, Profec, paid 8. Dadank I Hasan, Profec, not yet confirmed 9. Joyce Thenu, Profec 10. Gede Artha, Denpasar, Profec, paid 11. Darul Mahbar, non Profec, not yet confirmed 12. . 13. . 14. . 15. .
Bagi yang sudah mendaftar namun belum menyelesaikan pembayaran biaya investasinya dimohon segera menyelesaikannya selambat lambatnya tgl 28 April 2008 agar masih mendapat harga early bird, dengan mentransfer biaya sebesar Rp. 400.000 + no urut anda ke rek BCA kcu Suryopranoto No. 2611902877 an Lies Sudianti. Bagi rekan lain yang mungkin ingin join masih ada beberapa seat yang tersisa. Dan bagi yang mungkin belum membaca pengumuman ini bersama ini saya ulangi info dimaksud sbb:
Setelah sukses menggelar workshop satu hari CARA CEPAT MENJADI PENULIS BUKU Batch # 1 & 2, dan berhubung masih banyak peminat workshop yang tidak tertampung maka bersama ini kami konfirmasikan workshop CARA CEPAT MENJADI PENULIS BUKU Batch # 3 akan diselenggarakan oleh PROFEC AUTHORS CLUB sbb.:
> > Hari /tanggal: Sabtu, 17 Mei 2008 > > Waktu: Pkl. 08.30-17.00 WIB > > Tempat: Perpustakaan Hukum Daniel S. Lev, Puri Imperium Office Plaza UG > 16, Jl. Kuningan Madya kav 5-6 Kuningan, Jakarta Selatan (di belakang Menara > Imperium, lokasi di sebelah kanan jalan kalau dari arah Warung Buncit, dan > lokasi sudah hampir mendekati jembatan Latuharhari) > > Dengan pemandu: Bpk *Dodi Mawardi dan Johannes Arifin Wijaya* (keduanya > adalah tokoh di bidang penulisan dengan jam terbang yang cukup tinggi) > ditambah sharing Pak *Freddy Pieloor* yang akan berbagi pengalaman menulis > buku beliau HOW TO BECOME RICHER yang sudah akan masuk cetak kedua bulan > depan. > Materi workshop:
1. Menghancurkan mental blok 2. Membangun mental menulis 3. Menulis cepat 4. Mendapatkan ide 5. Menata ide menjadi buku 6. Proses penulisan buku
Setiap peserta akan mendapatkan:
1. Modul cara cepat menjadi penulis buku 2. Pendampingan menulis sampai terrealisasi menjadi sebuah buku. 3. Menjadi anggota PAC (Profec Authors Club) 4. Nasi box, 2 x coffee break, materi workshop, juga pendampingan saat menulis buku
Bagi yang berminat mohon mengisi formulir pendaftaran berikut ini :
> ============ ========= ========= ========= ========= === > Nama Workshop: CARA CEPAT MENJADI PENULIS BUKU Batch # 2 > Nama: > Alamat: > No Telp/HP: > Email address: > Milis: > Apa alasan anda mengikuti workshop ini: > Pengalaman menulis: > Apa target anda setelah mengikuti workshop ini: > ============ ========= ========= ========= >
Kirimkan formulir tsb. ke lies.sudianti@ gmail.comuntuk mendapatkan nomor urut yang harus ditambahkan di jumlah yang harus ditransfer ke rek BCA kcu Suryo Pranoto no. 2611902877 an Lies Sudianti
Biaya investasi:
> Member Profec/Milis sahabat (yang menerima langsung undangan ini): > Sebelum tgl. 28 April Rp. 400.000 > Sebelum tgl. 10 Mei Rp. 450.000 > Setelah tgl 10 Mei Rp. 500.000 > Umum: Sebelum tgl. 28 April Rp. 450.000 > Sebelum tgl. 10 Mei Rp. 500.000 > Setelah tgl 10 Mei Rp. 550.000 > Setiap peserta mendapatkan:
> 1. Makan siang (nasi box/bungkus) , snack buat coffee break 2 kali) > 2. Sertifikat kepesertaan yang akan diberikan setelah menuntaskan tugas > membuat buku > 3. Menjadi member PAC (Professional Authors Club) > 4. Pendampingan untuk merampungkan bukunya sesuai waktu yang ditargetkan > Catatan:
> 1. Setiap peserta dianjurkan membawa lap top untuk memperlancar proses > penulisan buku > 2. Peserta hanya dibatasi maksimum 15 orang agar workshop bisa berjalan > maksimal >
Salam epos, Lies Sudianti Coordinator PAC (Profec Authors Club) 0817 0707 770 lies.sudianti@ gmail.com
> > > >

Comments

[PROFEC] Art-Living Sos 2008 (A-4 Kepompong…Kupu-kupu..

Ibu Ietje yang selalu inspiratif,
Terimas kasih artikelnya yang sungguh menyentuh seperti biasanya. Jadi inget tahun lalu ibu menjadi salah seorang inspirator di Profec bersama ibu Liliana dalam topik bahasan KARTINI ABAD 21, kapan ya kita bisa mengulangi lagi suasana yang begitu inspiratif dan patriotik.
Salam epos, Lies Sudianti
Ietje Guntur wrote: Dear Allz… Akhir minggu niiih…Hari-hari terakhir di bulan ini…Hmm…biasanya kan kalau akhir bulan kita suka melihat-lihat ke belakang…Melihat perjalanan kita selama hari-hari awal di bulan berjalan. Merenung…ngapain aja sih kemaren-maren ini ??? Jangan kuatir. Apa pun yang sudah kita lakukan, atau belum kita lakukan semua itu adalah sebuah proses. Sebuah perubahan. Percaya tidak ? Kita sedang berubah…Tidak ada yang tidak berubah…Seperti ulat yang menjadi kupu-kupu… Hmmm…saya jadi pengen cerita soal kupu-kupu niih. Boleh khan ? Oke deeeh…Selamat menikmati…Selamat berubah… Salam sayang, Ietje Art-Living Sos 2008 (A-4.01 Start : 24/04/2008 14:03 Finish : 24/04/2008 18:01 Edit & final : 24/04/2008 22:08 KEPOMPONG….KUPU-KUPU… Saya sedang mematut-matut diri di depan cermin. Pakaian sudah oke. Bawahan, kebetulan saya sedang memakai celana panjang juga sudah oke. Atas dan bawah sudah serasi dalam warna ? yang tumben ? serasi…hehehe…Arloji, sudah melekat erat di tangan kanan. Anting kecil di kuping sudah. Dan…hmmm…masih ada yang kurang. Bros ! Itu, lho…asesoris berpeniti yang biasa dicantelkan di kelepak blazer atau di kemeja. Kalau kata teman-teman dekat sih, saya ini layak disebut ?Ms. Brooch?…he he..Soalnya, nyaris tiada penampilan tanpa bros… Urusan bros ini, memang bukan baru sehari dua hari menghiasi hidup saya. Dari jaman SD, satu-satunya perhiasan yang paling saya sukai ya bros ini. Dan koleksi saya sudah seperti toko bros…hehehe…Bukan kemaruk. Tapi suka saja. Salah satu koleksi yang paling sering saya pakai adalah kupu-kupu dan kura-kura. Ada juga yang berbentuk buaya, tapi banyak yang takut kalau saya pakai bros buaya itu. Nyeremin, katanya …hehehe…jadi ya, sudah…ngalah aja. Jadi, kali ini saya pun mengambil bros kupu-kupu saja. Sederhana. Tapiiii….membuat penampilan saya jadi beda. Rada feminin gitu…hiks.. Hmmm…kenapa saya suka bros kupu-kupu ini ? Ya, karena keren dan elegan. Selain yang berwarna hitam, saya juga punya beberapa warna lagi. Pokoknya kalau lihat bros kupu-kupu…waaawwww…langsung pengen beli…hehehe. Yang jelas, tidak akan mubasir, karena selain berfungsi menjepit kancing kemeja agar tidak menganga kemana-mana….ya, tampilannya juga keren. ♥ Kalau kita mau cerita soal kupu-kupu ini, ada hal yang sangat saya kagumi dari mahluk bersayap cantik ini. Kupu-kupu itu adalah salah satu mahluk ciptaan Tuhan yang luar biasa. Sebelum menjadi mahluk cantik seperti itu, ia harus melalui proses metamorfosis yang lumayan panjang. Tahu kan asal usulnya ? Ya, kupu-kupu secantik apa pun, asal usulnya ya dari ulat yang kata sebagian orang, mengerikan bentuknya. Ulat-ulat ini berasal dari telur yang menempel di daun-daun tanaman. Setelah menetas, dia akan menjadi ulat yang bermacam bentuknya. Ada yang berwarna hijau berbintik-bintik dengan tanduk kecil di ujung hidungnya. Ada yang berwarna coklat muda, berbentuk gemuk, dengan lekuk-lekuk tubuh yang selalu bergerak-gerak. Dan bermacam warna lagi. Tapi apa pun warna dan bentuk ulat itu, satu hal persamaannya adalah kerakusannya yang luar biasa. Seekor ulat bisa menyantap puluhan lembar daun dalam waktu yang singkat. Dan itu dilakukannya tanpa berhenti. Makan terus. Selama beberapa hari. Sebelum akhirnya ia kekenyangan, dan membungkus diri di dalam selaput kepompong. Kita tidak akan menduga, dari ulat yang bentuk sebelumnya amat mengerikan ( bahkan bagi sebagian orang juga tampak menggelikan atau menjijikkan !)….bisa menjelma menjadi kupu-kupu yang luar biasa cantik. Setelah melalui proses pertapaan yang lama…(ada yang sekitar 21 hari), seekor ulat bisa beralih rupa menjadi kupu-kupu. Ulat yang tadinya hanya mampu merayap-rayap di pohon dan di lembar daun setelah melalui proses metamorfosa yang penuh rahasia, mendadak punya sayap dan bisa terbang. Proses rahasia itu hanya Sang Ulat dan Sang Maha Pencipta yang mengetahuinya. Proses yang tertutup…penuh perenungan, dan akhirnya menghasilkan tampilan yang luar biasa. Kita yang tak tahu proses metamorfosa itu hanya bisa tercengang. Terheran-heran. Bagaimana ulat yang dianggap jelek itu bisa menjadi kupu-kupu cantik dan mempesona. Lalu terbang kian kemari di antara tanaman dan bunga-bunga. Mengisap madunya. Menjejakkan kakinya di antara serbuk sari. Dan membantu perkawinan antar berbagai jenis bunga dan buah. Yang kelak akan menjadi penerus generasi bunga dan buah itu. Menjaga kesinambungan kehidupan tanaman. Membantu menjaga kelestarian lingkungan. Waaww ! ♥ Ngomong-ngomong soal kupu-kupu dan metamorfosis….hehehe…saya jadi ingat diri sendiri. Aduuuh….aku nih, jadi kayak orang narsis deh. Ceritanya tentang diri sendiri melulu…hehehe… Tapi ya, gapapa khan ? Ntar kalo cerita tentang orang lain…terus ceritanya nggak benar, katanya malah fitnah. Kalau cerita tentang diri sendiri…asalkan gak berlebihan, ya gak mungkinlah memfitnah diri sendiri…hmmm… Rasanya sih, saya sendiri juga mengalami proses metamorfosis yang luar biasa. Dari segi penampilan…dulu di jaman SD , saya adalah si Ietje yang hitam dekil dengan rambut kribo dan mata yang besar seperti ikan koki . Lalu bisa berubah menjadi si Ietje yang agak berwarna terang dan berambut panjang banget ketika SMA. Trus kadang-kadang ( kalau lagi ingat) ya memakai kacamata . Walaupun nggak perlu-perlu amat…tapi biar dibilang pakai kacamata karena rajin belajar…hehehe. Dan lebih hebat lagi…setelah berpuluhtahun ….eeeh…malah jadi berkulit terang benderang dan mirip seperti Cory Aquino…presiden Filipina beberapa era yang lalu…hehehe…Kok jauh banget cari perbandingannya, ya ? Namanya juga perbandingan…ya, ambil yang lebih mantap gitu biar semangat . Itu baru metamorfosis fisik. Belum lagi metamorfosis ketrampilan. Jaman SD sampai lulus SMA….( dan seterusnya)…saya tuh paling anti dapur…Ini sudah selalu saya proklamirkan berulang-ulang. Kalau ada cowok yang naksir, saya cepat-cepat bilang, bahwa saya nggak bisa masak ( dan nggak mau !!!). Dari pada saya bohong di belakang hari, lebih baik saya terus terang saja. Nggak bisa masak adalah bagian dari sisi kekurangan saya. Prinsip saya, kalau saya nggak bisa masak, mestinya punya calon (pacar atau suami) yang lebih ahli memasak dari saya…Syukur-syukur bisa punya pacar atau suami seorang koki… hehe…pasti lebih asyik lagi… Bukan karena memasak itu nggak penting atau terasa ?wanita tradiosional? banget. Tapi sungguh, saya suka pusing kalau mencium bau asap. Belum lagi masakan jaman dulu itu kan prosesnya panjaaaang banget. Belum apa-apa saya sudah pengen semaput. Apalagi saya kan nggak begitu doyan makan, jadi ngapain saya mesti repot-repot memasak ? Makan daun-daun mentah yang dipetik dari halaman sama tempe goreng saja saya masih bisa hidup kok…hehehe… simpel alasannya khan ? Gara-gara proklamasi yang nggak feminin itu, ada juga beberapa calon mertua (padahal baru dalam taraf publikasi penampilan…) yang menolak saya. Katanya, saya nggak wanita banget ! Syukur alhamdulillah….Daripada ntar saya sengsara punya mertua cerewet kayak gitu…hehehe…Sambil dalam hati berdoa, semoga ada yang mau menerima kecacatan saya…kalau itu memang dianggap sebagai cacat yang fatal. Nah, setelah jadi kepompong sebagai anak kos dan juga ibu muda yang punya anak seperti singa kecil, lambat laun saya bisa juga belajar ( dan mau tidak mau) memasak. Saya berhasil melalui proses metamorfosis yang buat saya sungguh berat. Barangkali kalau bagi orang lain memasak adalah aktivitas yang menyenangkan, bagi saya perlu perenungan…perlu penguatan hati…perlu nangis dulu…(karena masakannya gagal total…hiiikss…). Teman-teman dan keluarga yang dulu tahu persis bahwa saya Cuma bisa memasak air ( itupun pernah pancinya sampai kering kerontang), pasti akan takjub karena saya akhirnya bisa masak… Masih ada lagi. Soal kesabaran. Kalau yang ini barangkali memang bakat saya berdarah encer dan panas…hihihi…Dulu tuh saya jarang banget mikir panjang kalau mau melakukan sesuatu . Pokoknya antara pikiran dan perbuatan itu sumbunya pendek banget. Iya kalau perbuatannya itu tidak berdampak parah…tapi kalau dampaknya mencelakakan, itu kan bisa berbahaya. Ini yang sering diwanti-wanti juga oleh ibu saya. Supaya saya lebih sabar sedikit ! Untuk urusan kesabaran ini proses metamorfosisnya luar biasa panjang. Segala cara dan metoda sudah saya lakukan. Dari mulai puasa, latihan pernafasan, perenungan, dan terapi tersenyum…. halaaaaah…hasilnya sih masih on-off. Tapi kalau dilihat dari skalanya…ya lumayanlah. Dulu tuh, sumbu emosinya paling 3-5 cm….sekarang sudah bisa sampai 10-15 cm….Sementara orang lain ada yang sumbunya sampai 30-50 cm…hahaha…jauh banget perbandingannya kan ? Dalam hal ini saya nggak punya contoh yang bisa saya copy-paste…Ya, mungkin karena darah saya encer banget yaaa ? Tapi kalau tanya sama teman-teman jaman SD sampai SMA dulu….ya, mereka pasti tahu…bahwa kesabaran saya sudah bermetamorfosis secara luar biasa…hehe… Apalagi yaaa ? Ilmu ? Achhh….kalau yang ini sih…kayaknya dari dulu sampai sekarang saya masih menjadi ulat atau kepompong deh ! Ibarat ulat, saya masih rakus memakan daun ilmu. Ibarat kepompong, saya masih sibuk merenung dan merajut tali-temali. Saya masih belum layak untuk terbang mengembangkan sayap seperti kupu-kupu yang cantik. Saya masih dalam proses belajar….yang tak pernah berhenti… Oohh…masih ada lagi. Satu, yang sangat penting. Sangat luar biasa. Yaitu proses metamorfosis diri saya dari seorang gadis yang tomboynya amit-amit, menjadi seorang ibu…yang aiiiih…seperti bidadari…(hehe… sekali ini saya wajib menghargai diri sendiri…karena prosesnya beraat bangeeettt). Jangankan orang lain yang melihat saya sehari-hari, wong saya sendiri kadang ragu-ragu…apakah saya bisa menjadi seorang ibu yang ideal ? ♥♥ Hmm…balik lagi kepada urusan kepompong dan kupu-kupu….Saya jadi merenung sendiri…Siapakah kita saat ini ? Apakah kita masih seekor ulat ? Apakah kita sudah menjadi kepompong ? Atau kita sudah menjelma menjadi kupu-kupu yang cantik mempesona ? Apa pun…di mana pun posisi proses diri kita saat ini…seyogyanya kita memang harus terus bergerak. Terus berproses. Terus berubah. Ulat menjadi kepompong. Kepompong menjadi kupu-kupu. Dan setelah menjadi kupu-kupu, kita akan mengisi dunia dengan aktivitas yang membantu melestarikan kelanggengan dunia. Begitu khaaan ??? Semoga saja… ♥♥♥ Salam kepompong…kupu-kupu, Ietje S. Guntur Special note : Thanks buat Lisa yang jadi inspirasi tulisan ini…Juga buat Chali di Tarakan…yang menemani bersama kunang-kunang dan bulan di langit kelam… Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
Salam EPOS, Lies Sudianti Founder & Moderator The Profec 0817 0707 770 (XL) 0813 1887 3480 (Simpati) 021-98095258 (Esia) lies.sudianti@gmail.com (japri)

Comments

Launching Buku Sufi Terbaru Mawlana Syaikh Hisyam qs

Launching Buku Sufi Terbaru Mawlana Syaikh Hisyam qs
1. NO SMOKING : Dari Sohbet Mawlana Syaikh Nazim qs & Mawlana Syaikh Hisham qs tentang Merokok Dalam Perspektif Sufi. ( Edisi Bahasa Indonesia dan English Edition )
2. CAHAYA PARA WALI 3. PRIORITAS WANITA ATAS LELAKI 4. BERBAGAI KESUSAHAN adalah Sebuah Kebaikan dari Allah (swt) Pesanan Via Email ariefdani@yahoo.com atau sms ke HP. 0816830748, 08881335003. Pengiriman Via Tiki, Jakarta Rp. 5000,-, Surabaya Rp. 8000, Jogja Rp. 7000, Bandung Rp. 5000, Semarang Rp. 7000 Samarinda Rp. 17.000 , Balikpapan 16.000 ( Untuk kiriman s/d 1 kg atau 8-10 buku). Dan kota lain diseluruh Indonesia yg terjangkau TIKI. Pembayaran Via BCA Melawai Jakarta / ATM BCA, atas nama R. Arief Ludiantoro H, No Rek : 0701009834.
N O S M O K I N G ! MEROKOK ADALAH AKAR DARI SEMUA MASALAH Harga Rp. 20.000 Tebal : 106 Halaman
DAFTAR ISI :
1.Merokok adalah Salah Satu Dosa yang Sangat Berbahaya 2.Siapapun Merokok, Maka Solatnya Tidak Diterima 3.Merokok Memutuskan Kalian dari Setiap Kebaikan 4.Jangan Biarkan Setan Memadamkan Cahaya Kalian 5.Selubung?Selubung Realitas 6.Seni Tindakan Pencegahan Penyakit 7.Siapa yang Mengambil Keuntungan dari Penyakit Kalian 8. Bau Rokok dan Bau Bawang Tidak Boleh Masuk Masjid 9. Rokok adalah Kalajengking Bagi Spiritual 10.Tiga Tingkatan Karakter : Tembaga, Perak dan Emas 11. Menyembuhkan Kecanduan Merokok 12. Merokok Adalah Jebakan Setan 13. Kalian Harus Bekerja Untuk Allah 14. DUNIA SEDANG TERBAKAR ASAP ROKOK 15. Mencari Cahaya Ilahi Pada Anak Cucu Adam as 16. Kata- Kata Hikmah Tentang Merokok Mawlana Syaikh Nazim Adil al-Haqqani qs & Mawlana Syaikh Hisyam Kabbani ar-Rabbani qs
CAHAYA PARA WALI TEBAL : 112 HALAMAN HARGA Rp. 20.000
DAFTAR ISI :
1. Cahaya Para Wali & Tahun Baru Muharam 1429 H 2. Awliya Allah Membebaskan Orang Dari Depresi 3. Syaikh Nasehat dan Syaikh Mursyid Pembimbing Ruhani 4. Awliya Electric Shock, Jangan Sakiti Siapapun 5. Kewalian Adalah Kerja Keras 6. Jagalah Hak-hak Allah dan Allah akan Menjaga Hak-hakmu! 7. Tugas Awliya Allah 8. Tingkat Pertama : Pembimbing Spiritual
PRIORITAS WANITA ATAS LELAKI Harga Rp. 15.000 Tebal : 92 Halaman
DAFTAR ISI :
1. Bagaimana Caranya Mendekat kepada Allah 2. Siapakah Muhammad Salallahu Alayhi Wasalam? 3. Peringatan Malaikat Datang ke Suara Hatimu! 4. Akulah Orang Tersebut! 5. Dosa-dosa yang Tiada Habisnya, Rahmat yang Tiada Habisnya 6. PRIORITAS WANITA ATAS LELAKI 7. Haji Pertama Adalah Didalam Rahim 8. Pentingnya Wudhu Sebelum Tidur & Pentingnya Solat Subuh 9. Waspadalah Terhadap Setan !! 10.Energi Tujuh Berlian
Berbagai Kesusahan adalah Sebuah Kebaikan dari Allah (swt). Harga Rp. 15.000 Tebal : 89 Halaman
DAFTAR ISI :
1. Berbagai Kesusahan adalah Sebuah Kebaikan dari Allah (swt) 2. Tidak Ada Obat Untuk Satu Gigitan Setan! 3. Mengajar pada Satu Kelas Mengenai Dasar-Dasar Islam 4. Suara Haqq Harus Didengar di Timur dan Barat! 5. Pintu-pintu Allah Selalu Terbuka! 6. Jalan yang Selamat adalah Jalan Kita! 7. KEBANYAKAN PEMIMPIN ADALAH TIRANI 8. Jagalah Hatimu dengan Kemurnian dan Ketulusan 9. Kekuatan Keyakinan Kepada Awliya Allah 10.Pahala Dzikir di Bulan Ramadhan 11.Mintalah Pengetahuan Surgawi. 12.PERCAYA
salam, arief hamdani www.mevlanasufi.blogspot.com HP. 08881335003, 0816830748
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com

Comments

[PROFEC] 360 Degree Customer Centrix Marketing

Dear Refrinal,
Thank you lho buat artikelnya sangat inspiratif.
Kapan nich kita mau ketemuan untuk membahas topik yang kamu usulkan, nanti kita atur juga sama temen temen yang mungkin tertarik.
Salam epos, Lies Sudianti
On 4/25/08, REFRINAL wrote: > > Dear Marketers, > > Terlampir artikel dalam format pdf dengan judul 360 Degree Customer Centrix > Marketing’ ditulis oleh Hermawan Kertajaya, Michael Samsir dan Rina Karina. > Menarik untuk dibaca dan didiskusikan, terutama dari kaalangan yang memiliki > pengalaman mengimplementasikannya. Artikel yang menurut saya memiliki > kedalaman pemahaman yang mendekati sempurna untuk ukuran manusia. dari sini > kita bisa belajar bersama. > > Bagi para marketers yang tidak dapat mendownload artikel tersebut karena > ‘aturan internal milist’ yang tidak memungkinkan maka bisa menghubungi saya > via japri. > > Salam, > > > > —————————— > Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it > now. > > > >

Comments

[tangandiatas] Unwinning Story

Dear Mba Vivi,
Memang ilmu yang paling susah adalah mengenal hati orang apalagi kalau kenalnya cuma dari dunia maya tapi saya yakin ini adalah proses pembelajaran untuk naik ke tingkat yang lebih tinggi. Semoga ini hanya satu satunya kejadian yang harus dialami ya Mba.
Untuk rekan rekan Profecers, sengaja saya cc kan cerita ini buat anda semua supaya bisa dijadikan bahan perenungan jika akan berbisnis dengan orang lain khususnya yang tidak kenal.
Salam epos,
Lies Sudianti Founder & Moderator the Profec 08170707770 081318873480 lies.sudianti@gmail.com theprofec@yahoogroups.com
On 4/25/08, Vivi wrote: > > Dear All > Banyak winning story yang diceritakan di milis ini, tapi dibalik itu, > juga ada unwinning story yang perlu diungkapkan, supaya kita juga > aware terhadap kondisi sekitar kita… > > mungkin pengalaman saya bisa dijadikan pelajaran… > > Beberapa hari yang lalu kami (Green & Health) mendapat peluang > berbisnis kopra. Pembeli dari Pasuruan sudah ada dengan kesepakatan > 15 ton. Pembayaran akan diterima bertahap. > > dari Indonetwork kami mendapat penawaran kopra dengan harga bersaing, > Perusahaannya bernama Hasil Tani, di Makassar. Sudah terpikir di benak > kami hitung2annya… lumayan nih labanya bisa untuk buka 1 Kedai lagi > di Denpasar :D > > Setelah menjalin komunikasi dengan orang makasarnya, dia kirim contoh, > dan sudah sesuai spesifikasi, kami order. Pembeli di Pasuruan pun > sudah setuju. > > Tanggal pengiriman Kopra ditentukan, dengan Kapal Mayapada dan > Espedisi Meratus. Mas Andi pun sudah siap siap berangkat ke Makassar, > tapi ketika di kontak pihak Hasil Tani mengatakan, bahwa kapal > Mayapada udah berangkat, dan si pemilik lagi di luar kota, jadi > bakalan percuma kalo berangkat ke Makassar saat itu. > > Akhirnya perjalanan ke Makassar di batalkan dan kami menunggu Kapal > Barang datang. Tapi dua hari lalu tau tau si Pemilik Barang mau > membatalkan Transaksi, alasannya kurang yakin bahwa kami berniat baik. > Lho kan aneh?? Padahal Kapal udah berangkat. > > Kemudian dia minta dikirimkan uang administrasi Rp.100.000. Ditransfer > ke rekening Mandiri. Lalu dokumen barang dan pelayaran dikirimkan > kepada kami via email, dia bilang dokumen asli ada bersama barang di > Kapal. > > Ketika penjemputan barang di Tanjung Perak udah dilakukan (udah siap2 > truk trailer segala), ternyata yang kami hadapi adalah kebohongan > belaka. Kapal Mayapada memang ada, dan muatannya Kopra, tapi tidak > satupun untuk kami. Setelah tanya sana sini, ternyata dokumen yang > kami pegang PALSU. > > Gimana ya? kesel iya, marah iya.. > > Ini sudah suatu penipuan dan tindak kriminal, udah bohong, Dokumen > dipalsukan pula. > Untungnya kami belum mentransfer uang ke penipu itu. Hanya 100rb itu > aja.. > > Yah, ini kami jadikan pelajaran aja lah… supaya lain kali lebih > hati2.. > > Tapi Tuhan ga tinggal diam kok, hari ini kami mendapat info ada > supplier dari Garut, dengan barang lebih bagus dan lebih murah. Dan > untungnya juga si pembeli, mau mengerti keadaan kami… > > Semoga bisa buat pelajaran… > > >

Comments

« Previous entries