Diskusi Keuangan Google Search
 



[PROFEC] TODAY IS WEDNESDAY LET’S TALK ABOUT MONEY

Untitled DocumentDear Rekan2,
Dari milis Tetangga, semoga bermanfaat.
Salam, Freddy Pieloor Mind-setter On Employpreneur & Life Planner Author “How To Become RICHER” (H2BR) - “Jadilah Kaya Secara Pasti, dengan Caramu Menjalani Hidup” -
“Insurance is a Protection for The Future” www.theAntara.com INSURANCE BROKERS & CLAIMS CONSULTANT Tel. 021 3519286 Fax. 021 3805007 Antara@cbn.net.id
“We Design & Determine Your Insurance Needs”

emoticon_laughing.gif

Comments

[SSR-Klub] rumah ataw tanah

Setuju dng rekan Bintang. Saya pribadi agak skeptis dng proyek (real estate) baru. Kalo mau beli sedia DP dulu, bangun rumah belakangan kalo ada bukti DP..hah ! Belum lagi kualitas bahan2nya..(bisa) meragukan paling gawat kalo tanahnya sengketa..developer kabur dsb (tapi memang gak semua developer seperti itu sih..)
regards
Anggara, Bintang wrote: > > > > —–Original Message—– > *From:* SSR-Klub@yahoogroups.com > [mailto:SSR-Klub@yahoogroups.com]*On Behalf Of *Sang Putu Dian > Dwipayana > *Sent:* Wednesday, April 30, 2008 9:06 AM > *To:* SSR-Klub@yahoogroups.com > *Subject:* [SSR-Klub] rumah ataw tanah > > selamat pagi rekan-rekan semua.. > saya dwipa, pria 22 tahun dari bali > ada yang ingin saya tanyakan” > 1. lebih baik mencari rumah baru atau second? > > Saya sekarang lebih cenderung beli rumah bekas. > Alasannya: > - Lingkungan sudah jadi, kelakuan tetangga terhadap lingkungan > sudah jelas. > - Harga relatif lebih murah (kenaikan harga rumah bekas tidak setinggi > rumah baru) > - Kualitas bahan yang dipakai jelas (kan sudah terpasang) > - Nggak ada masalah dengan deadline (kan sudah jadi) :-) > Kelemahannya: > - Masih harus renovasi (itu pasti) > - Nggak gengsi (relatif buat siapa) > - Dulu KPRnya susah (tapi kata adik saya yang di bank sekarang > nggak lagi) > > Mengapa beli rumah baru: > Alasan sebagian besar orang yang minta advis sama saya adalah > GENGSI dan GAYA > . > > IMPORTANT NOTICE: > The information in this email (and any attachments) is confidential. > If you are not the intended recipient, you must not use or disseminate > the information. If you have received this email in error, please > immediately notify me by “Reply” command and permanently delete the > original and any copies or printouts thereof. Although this email and > any attachments are believed to be free of any virus or other defect > that might affect any computer system into which it is received and > opened, it is the responsibility of the recipient to ensure that it is > virus free and no responsibility is accepted by American International > Group, Inc. or its subsidiaries or affiliates either jointly or > severally, for any loss or damage arising in any way from its use. >

Comments

“I WANNA BE RICH” (1)

RESEND
Freddy Pieloor Mind-setter On Employpreneur & Life Planner Author “How To Become RICHER” (H2BR) - “Jadilah Kaya Secara Pasti, dengan Caramu Menjalani Hidup” -
“Insurance is a Protection for The Future” www.theAntara.com INSURANCE BROKERS & CLAIMS CONSULTANT Tel. 021 3519286 Fax. 021 3805007 Antara@cbn.net.id
“We Design & Determine Your Insurance Needs”

Comments

Beli Reksadana di Surabaya

Pak Udi … bagaimana dg kondisi sekarang dimana uang kertas yg dipakai oleh negara ini, apa jika kita sekarang menggunakan uang kertas dalam transaksi sehari2 juga riba? bagaimana pak udi sehari2 bertransaksi, seperti beli beras, jajan , naik angkot dll????
saya juga sangat setuju dengan penggunaan uang emas….
>>> UDI BASUKI 30/04/2008 11:03 AM >>> walaupun namanya reksadana syariah,hal itu tetap riba,karena masih terkait dengan uang kertas yagn berbasis riba. sebaiknya invest emas batangan murni, dan melakukan kegiatan produksi sektor riil,bukan hanya o ngkang-angking lalu dapat yield.
ayo invest di http://duniaemas.blogspot.com
ada emas batangan dari 1 gram sampai 1 kilo. pengiriman via kantor pos.diasuransikan barangnya.tq

Comments

Investasi emas

Saya mau tanya tentang investasi emas, apakah dikota surabaya ada perusahaan yang mengelola investasi ini seperti antam contohnya?
____________________________________________________________________________________ Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ

Comments

Syarat membeli Rusunami ?

COba deh beli Edisi Khusus KONTAN bulan april( bukan yg harian atau mingguan , tapi yg edisi khusus ). disitu dibahas tuntas investasi di properti termasuk RUSUN / RUSUNAMI / RUSUNAWA / APARTEMEN / KONDOTEL plus lokasi2nya dan perkiraan harganya.
===================================================================== RE: [SSR-Klub] Syarat membeli Rusunami ? Hi Jullie….
Boleh ngga aku tau tentang info lokasi Rusunami di jakarta ini,atau no contact Rusunami yang bisa di hubungi. Thanks .
Moza

Comments

[SSR-Klub] Tanya memulai bisnis digital printing

pelajari pasar. cari blue ocean, jangan red ocean. percaya deh, bakal capek banget tuh….
bukannya mau pesimis, tapi udah ngerasain sendiri. kecuali kalau anda mau cobain. monggo silahkan…

Comments

Re:Tentang Trading Forex

Dear Pak Aya,

Kalau dilihat dari hukum Islam, transaksi investasi di forex dan produk berjangka lainnya tergolong haram karena tidak memenuhi prinsip-prinsip jual beli. Untuk lebih jelasnya saya attach email dari milis SSR-InfodanArtikel Digest Number 496

Thanks and regards,
Ryan

image001.jpg

Comments

100 Lights, 100 Cahaya (an update)

Cahaya, pemberi dan petunjuk kejujuran dan keteladanan

________________________________
From: TheProfec@yahoogroups.com [mailto:TheProfec@yahoogroups.com] On Behalf Of harry.uncommon Sent: Monday, May 05, 2008 7:26 AM To: trainersclub@yahoogroups.com; theprofec@yahoogroups.com Subject: [PROFEC] OOT: 100 Lights, 100 Cahaya (an update)

100 TAHUN KEBANGKITAN INDONESIA
“100 Lights, 100 Cahaya”

Volunteer Coordinator:
harry ‘uncommon’ purnama, adolf posumah
Karakter Pembaharuan Bagi Kebangkitan Indonesia
021.715.87887, 0813.8286.3949

Apakah anda masih melihat ada harapan terang bagi Indonesia?
100 Lights adalah 100 cahaya bagi kebangkitan bangsa, kebangkitan kita.

cahaya, yang belum pernah dilihat mata,

cahaya, yang belum pernah didengar telinga,

cahaya, yang belum pernah dilakukan tangan,

cahaya, yang belum pernah dirasakan hati,

100 cahaya untuk kebangkitan Indonesia.

Ikutlah dalam “appeal bagi 100 th kebangkitan bangsa, 20 mei 2008″.

Siapa itu bangsa? Anda. Saya. Cahaya anda bisa menjadi terang bagi sekeliling. Apa yang bisa anda lakukan bagi bangsa untuk bangkit? Manfaat apa yang akan anda berikan bagi sekeliling anda? Revolusi kepemimpinan? Revolusi ekonomi? Revolusi moral? Revolusi pembaruan? Anda yang menentukan, bukan?

Kirimkan 1 cahaya anda [My Light] ke japri: harry.uncommon@yahoo.co.id , adolf.posumah@yahoo.co.id , apa saja, satu kalimat singkat. Itu akan menjadi kalimat bercahaya. Itulah cahaya anda. Itulah manfaat yang dapat anda berikan. Setelah terkumpul 100 Cahaya dari 100 orang atau LEBIH.., kami akan mengirimkan kepada beberapa radio swasta dan radio pemerintah untuk disumbangkan bagi kebangkitan bangsa. Anda adalah pemilik kalimat cahaya anda. Nama anda akan dicantumkan sebagai pemilik.

Contoh: kalimat cahaya

Minggu, 16 Maret 2008

1. Aku akan menjadi inspirasi bagi anak-anakku bahwa mencintai pekerjaan
paling gampang sedunia: dia tidak memerlukan syarat apa-apa [Evi Indrawanto, swasta, Ibu rumah tangga]

2. Saya akan menyalakan lilin-lilin kehidupan di Indonesia, dari lilin kecil ini, semoga dapat menghangatkan persatuan dan kesatuan Indonesia, Bangkitlah Indonesia, [Johanes Ariffin Wijaya, penulis buku, Jakarta]

3. Berikan yang terbaik dalam setiap usaha yang kita lakukan kemudian ikhlaskan. Semoga bangsa ini menjadi bangsa yang lebih baik! [Chen Chen, swasta]

Senin, 17 Mar 2008

4. Jadikan kesejahteraan rakyatmu sebagai tujuan dan pencapaian keberhasilan bangsa ini (Age Mallory, swasta)

5. “Aku akan menjadi atmosfir terbaik bagi kebangkitan bangsaku”(andi Estetiono, swasta) 6. “Saya akan menjadi bejana minyak yang akan saya isi terus dengan pengetahuan dan kebijaksanaan sehingga ketika api dinyalakan akan abadi dan menjadi terang kemajuan bagi kebangkitan bangsa Indonesia.” (Anton Karya, trainer, Jakarta)

7. “AKU AKAN MEMBANTU-MU SAUDARA SETANAH AIR-KU, DALAM JERIH-KU DAN DAN DALAM DOA-KU” (Yuliana Selnajaya, swasta)

8. Mari tumbuhkan cahaya positif mengalahkan cahaya temaram yang menghalangi kebangkitan bangsa Indonesia (Ig Irwan, consultant, Jakarta)

Kamis, 10 April 2008

9. Kuingin bangsaku tersenyum (Saiful Bahri, swasta, supervisor)

10. Then join hand in hand, brave Indonesian all, united we stand, divided we fall (Shaheena Nazir, Trainer, Jakarta)

11. Saya akan menjadi satu langkah awal dari sebuah perjalanan besar menjadi bangsa yang besar (Teguh Prasetiyo, swasta, supervisor)

Jumat, 11 April 2008

12. Sikat habis koruptor & kroni-kroninya (Pujianto, swasta, supervisor)

13. Indonesia besar karena rakyat yang besar serta tidak meninggalkan sejarah pahlawan kita (Bambang Irawan, swasta, supervisor)

14. Bangkitkan semangat perjuangan pahlawan kita (Erwin Harahap, swasta, supervisor)
15. Kemajuan bangsa adalah milik kita, jangan abaikan milik kita itu (Zunaidi, swasta, supervisor)

16. Jadikan hari ini lebih baik, dari pada hari kemarin, perubahan harus dimulai dari diri sendiri, bangkit, bangkit (Zainul Ahyar, swasta, supervisor)

17. Mari kita tebarkan pikiran dan jiwa positif untuk tumbuh kembangkan kemajuan tanah air tercinta ini (Fery, swasta, Pekanbaru, Riau)

18. Jadikanlah generasi penerus bangsa yang sehat dan cinta damai, jangan teracuni budaya bangsa lain (Romi Y, swasta, supervisor)

19. Indonesia sudah merdeka, tetapi kenapa biaya hidup semakin mahal? (Dwi Haris, swasta, supervisor)

20. Indonesia bangsa yang besar, Indonesia bangsa yang beragam, mari kita buat bangsa ini masyaraktnya tidak gamang, mari kita buat bangsa ini kuat dan solid, majulah bangsaku, majulah Indonesiaku (Ahmad Junaidi, swasta, supervisor)

21. Indonesia bersatulah anak bangsa, lepaskan kepentingan pribadi dan golonganmu. Bangsa ini membutuhkan orang-orang peduli terhadap sesama kita tanpa memandang ras. Banhkit, bangun dan maju (M. Rusdiansyah, swasta, supervisor, Pontianak, Kalbar)

22. Jangan pernah bermimpi melihat bangsa ini menjadi besar, jika kita tidak berani untuk melakukan perubahan besar, pengorbanan yang besar, dan kecintaan yang besar bagi bangsa ini. Lakukan dari sekarang (no name)

23. Save the next generation for the great leadership to the future (Mohammmad Abdul Dzarkatsi, swasta)

24. Rakyat yang besar dan maju adalah yang bias mencintai dan menghargai bangsa (I. Ronny C, swasta)

25. Sebelum kita melihat cahaya kebangkitan dari bangsa ini, nyalakanlah cahaya kecil di pribadi masing masing dari kita (no name)

26. Untuk merubah Indonesia menjadi negara besar, tolong jangan pernah mengobral janji-janji kosong dan liar, karena setiap pelanggaran yang dilakukan adalah dari orang itu sendiri. Penuhi komitmenmu (no name)

Rabu, 16 April 2008

27. Hanya ada satu kata, perbaiki diri kita dulu, secara otomatis kita berharap bisa merubah orang lain, introspeksi diri, banyak berbuat baik dan bekerja, bukan selalu mengumpat, mencela, dan omong kosong saja (Yose Rahma, swasta, Kisaran, Sumatera Utara)

28. Perbaiki mutu dan kualitas pendidikan, jangan hanya mengejar kuantitas saja. Bahasa pengantar pendidikan tinggi harusnya menggunakan bahasa Inggris, sehingga kita bisa bersaing dengan bangsa lain (Nurdin Rahman, swasta, Lampung)

29. Sebelum kita menilai orang lain, mulailah dari diri kita terlebih dahulu, apakah sudah sesuai dengan yang kita harapkan dari orang lain (Muntas Mauliza, swasta, Palembang, Sumsel)

30. Berbuat dan bertindak sekali jauh lebih baik daripada berdiam diri dan tidak berbuat sama sekali. Try to do something (Bensar Siallagan, swasta, Pekanbaru, Riau)

31. Perubahan mulai dari hal kecil, dan mulai dari diri sendiri (Rudi Hermawan, swasta, Banjarmasin, Kalsel)

32. Jangan berharap banyak, jika kita tidak bisa memberi yang terbaik (Rachmadhan, swasta, Tangerang, Banten)

33. Utamakan kepentingan rakyat dan masyarakat, jangan golongan, jabatan dan pribadi dulu (Wendha, swasta, supervisor)

34. Perhatikan rakyat kecil, buruh, pembantu, yang tidak punya penghasilan untuk membeli sembako dan untuk hidup. Petinggi jangan hanya enaknya saja, bertobatlah (Luluk Sugianto, swasta, Banjarmasin, Kalsel)

35. Bangsa ini harus punya identitas dan dipandang oleh bangsa-bangsa lain, terima kasih Soekarno, terima kasih Soeharto (no name)

36. Segala yang keluar dari mulut kita, perhatikan apakah itu sudah yang terbaik? Sebelum menilai orang lain, sudahkah kita lebih baik dari orang tsb.? (Amirullah Saefu Anwar, swasta, Purwokerto, Jateng)

37. Semoga pemimpin bangsa ini bisa memegang amanah demi terciptanya masyarakat yang adil dan makmur. Mimpi, pemimpin seperti Mahmoud Ahmadinejad ada di tengah-tengah bangsa ini (Sutrisno, swasta, Situbondo, Jawa Timur)

38. Ayo rakyat dan bangsa Indonesia istighfar (Abdul Rahman, swasta, Samarinda, Kaltim)

39. Bangun Indonesia dengan meningkatkan SDM melalui pendidikan gratis (Chairil Dedi Mandayani, swasta, Samarinda, Kaltim)

40. Hidupkan perjuangan dan pengabdian tulus ikhlas, bagi keluarga dan bangsa (Wahyu Ey, swasta)

41. Lestarikan budaya dan lingkungan alam Indonesia, tanam 1 milyar pohon bakau, jagalah hutan kita, tanam mangrove untuk kehidupan pulau-pulau dari sabang sampai merauke. Ayo, bangkit Indonesiaku (Gunawan Prabowo, swasta, Semarang, Jawa Tengah)

42. Sebaiknya SBY dan JK harus psychotest & attitude test dulu calon menterinya (I Wayan Subagiarta, swasta, Denpasar, Bali)

43. Bangkit pemuda Indonesia, change now with IQ, EQ, SQ or we lose!! (Arif Mintoro, swasta, Magelang, Jawa Tengah)

44. Hidup kita layaknya sebagai cermin, kita dapat memberikan gambaran kepada setiap orang yang ada di depan kita. Rasa takut dan cemas menghilangkan kebahagiaan (Bakti Suciawan, swasta, Singaraja, Bali)

45. Saatnya bangkit dari kemiskinan, perangi korupsi dan introspeksi diri. Bangsa yang besar, selalu menghargai pendirinya. Bangsa yang besar dimulai dari perang melawan budaya korupsi, budaya boros, budaya uang dan budaya perut. Kita akan menjadi bangsa yang besar dan mercusuar di Asia, percayalah, jika kita melakukan perang budaya (Arief Rubbiansyah, swasta, Kupang)

46. Tetapi masih tetap saja, anak bangsa mencari uang dan uang (Komang Ngurah Kusumawijaya, swasta, Mataram, NTB)

47. Sikap positif dimulai dari diri sendiri yang akan menghasilkan hasil yang lebih baik (Acep Atang Wijaya, swasta, Alam Sutera, Tangerang)

48. Hanya ada satu kata buang egoisme nasional, bersatu dan berkorbanlah dan siap menjadi pelayan, bukan dilayani bagai pejabat kita..(Setiaji Sulistianto, Muara Bungo, Jambi)

49. Irak saja negara kecil, bisa jadi kampium piala Asia 2007. Ayo Indonesia, rakyat, pemimpin bersatu, merah, ijo, kuning, orange, ungu, biru, tetaplah jadi satu tim dalam merah-putih Indonesia. Buktikan kita bisa!!! (Aulia Wawan Setiawan, swasta, Sleman, Jogya)

Kamis, 17 April 2008

50. Jadilah terang bagi bangsa Indonesia, bangkit, penuh semangat, jadikan bangsa Indonesia tersenyum kembali (Vilke, ibu rumah tangga, Pulo Gebang, Jakarta Timur)

51. Katakan pada diri kita, bahwa kita adalah orang hebat. Jangan pernah katakan kita lemah. Orang lemah tidak punya tujuan (Ari Mulyawan, swasta, Jakarta)

52. Pancarkan cahaya kebaikan dari setiap insan Indonesia, bersama menuju Indonesia bangkit, memancarkan cahaya kebaikan untuk dunia (Edy Allman, trainer, Pondok Bambu, Jakarta)

Sabtu, 19 April 2008

53. Bangsa kita sedang mengalami masalah besar yang datang bertubi tubi dan berifat multi dimensi, Berteriak teriak saja tidak ada gunanya dan tidak akan menyelesaikan masalah, oleh karena itu marilah kita menyingsingkan lengan baju untuk terjun langsung secara gotong royong membantu mengentaskan masalah yang ada, sampingkan kepentingan pribadi atau golongan demi kepentingan yang lebih besar. (LiesSudianti, moderator milis The Profec, aktivis, Bogor)

54. Pengalaman apa pun, manis dan pahit sekalipun,akan selalu dapat dimaknai untuk memperdalam pemahaman kita terhadap kehidupan (Widyarto, swasta, aktivis, trainer, Jakarta)

Minggu, 20 April 2008

55. Tidak perlu menyalahkan orang lain, pemimpin, pemerintah, apalagi demo. Mulailah dari diri sendiri, berbuatlah, siapkan anak-anak anda, agar menjadi Berlian Bangsa ini (Dewi, Ibu Rumah tangga)

56. Rekan-rekan sebangsa setanah air..Mumpung masih ada waktu, mari terus belajar dan berdoa, mempersiapkan diri dengan baik.. sehingga bila tiba saatnya nanti, kita di percaya menjadi punggawa-punggawa negeri ini.. kita dapat melaksanakan amanah dengan baik. Tidak lama lagi, bangsa yang besar ini akan segera bangkit, InsyaAllah.. (Danny dondong, Malang, Usahawan, Proud to be Indonesian).
57. Marilah kita mulai semuanya dari diri sendiri - berubah untuk menjadi lebih baik, lebih baik dan lebih baik lagi. Karena citra Bangsa Indonesia saat ini adalah cerminan dari sikap dan perilaku kita dan pemimpin kita (Lina Patuwo, Usahawati, Consultant, Jakarta)
Senin, 21 April 2008

58. “Jangan harapkan tuntut negara ini untuk berubah sebelum KITA mulai mengubah diri kita sendiri.
Mulailah dari hal hal kecil seperti, lebih perhatian pada keluarga dan rekan kerja, tulus kepada orang lain, tidak korupsi waktu kerja, jujur, tidak buang sampah sembarangan, merokok hanya di tempat yang diperbolehkan” (Priska Devina H, agen Asuransi, Serpong, Tangerang, Banten)

59. Aku sudah bisa membayangkan sebuah plot moneter yang mukhlis, mustakim, apik dan majelis dalam setiap praktik interaksi bernegara dan bermasyarakat akan menggantikan kecurigaan dan ketidakpercayaan terhadap satu sama lain; semua orang yang bergerak di arus ekonomi berkepala dingin mengantri dalam prosedur yang resmi dan selalu hanya membayangkan bahwa dirinya pasti kebagian jatah halal yang tinggi sesuai dengan tingkat kinerja yang dihasilkan. (Tedi Irwan, Human Development Manager, Hotel, Jakarta)

60. Lets take action to make it happen! Learn from the past, create the future!
(Budi Setiawan, Senior Trainer MDI Training & Consulting, Jakarta)

61. “Mari, Berhenti Menjajah Diri Sendiri !” Kemerdekaan hakiki adalah membebaskan belenggu dari kepicikan, rendah diri, kemalasan, masa bodoh, mudah putus asa dan kecurangan pada hati nurani dan pikiran sendiri. Tidak ada bangsa besar yang dibangun oleh rakyat yg ‘terjajah’ mental,emosi dan spiritualnya. Tuhan Maha Besar memberi kita tanah pertiwi yg merdeka, membuatnya menjadi bangsa besar adalah dengan lebih dulu membebaskan diri dari ‘penjajahan’ yg kita lakukan atas diri sendiri (Christine Fald, Trainer, Jakarta)

62. Tingkat kemiskinan terutama kondisi kesehatan dan pendidikan anak-anak dan generasi muda Indonesia sangat menentukan masa depan bangsa Indonesia (Dra. Yetty Baliana Jusuf, karyawati, pegawai negeri, Depok)

Selasa, 22 April 2008

63. Nyalakan Cahaya (semangat) kehidupan dalam diri anda demi diri sendiri, keluarga dan orang lain. Tetaplah focus pada niat (memberikan cahaya) tak perlu berharap ada cermin yang akan memantulkan cahaya tersebut tuk kembali menyinari anda karena pada hakikatnya kita hidup untuk satu tujuan (kematian),
berkaryalah buat duniamu dan persiapkanlah bekalmu nanti (dihari akhir (Seprianto Mattahan, Karyawan, Pabrik Elektronik, Karawang)

Rabu, 23 April 2008

64. Semoga langkah kecilku menjadi jejak untuk selalu mengingatkanku bahwa aku mampu memberikan sesuatu untuk bangsaku. Aku tak akan menuntutmu melakukan sesuatu tapi aku akan memacu diriku untuk memberikan sesuatu. Viva Indonesia ! (Tina, Consultant, Jakarta)

65. Jangan pernah berhenti untuk bermimpi, jangan pernah mati untuk berarti (Ferzal, GE, Jakarta)

66. Mata yang bersahabat, wajah yang hangat, senyum yang merekah setidaknya akan memberikan sentuhan kelembutan dalam diri yang sedang penuh amarah…lalu mengapa kita menunda untuk memberikan semua itu? Hayo….berlomba memberikan sentuhan persahabatan….!!! (Elin, Consultant, Jakarta)

Selasa, 29 April 2008

67. Perjuangan adalah pelaksanaan kata-kata. Kebangkitan adalah realisasi mimpi-mimpi (Alvino R., karyawan swasta, Jakarta)

68. Sadarilah kawan, kita ini kalah dalam banyak hal dibanding bangsa lain. Ayo bangkit, persiapkan anak-anak kita menjadi pemimpin pintar masa depan. Jangan biarkan mereka jadi bangsa yang kalah seperti kita (Iyan S, karyawan swasta, Jakarta)

69. Dengan memberikan pendidikan dengan biaya yang murah, akan kita miliki pemimpin yang cerdas, yang akan menaikkan martabat bangsa di mata bangsa lain (Kemala, karyawati swasta, Jakarta)

70. Hasil kita hari ini, hasil keputusan kita di masa lalu. Bertanggung jawablah pada diri sendiri atas apa yang kita alami, jangan mencari kesalahan orang lain. Alangkah indahnya bila banyak dari kita melakukan hal ini (Leeny, karyawati swasta, Jakarta)

71. Karakter bangsa adalah hal penting yang perlu dibangun agar negara ini bangkit, meskipun tidak serta merta maju tetapi paling tidak pasti akan maju (Hendro, karyawan swasta, Semarang)

72. Berbuatlah yang baik dan jujur dengan tidak merugikan orang lain (Harijono, karyawan swasta, Surabaya)

73. Jika ingin sukses, jangan terpengaruh oleh lingkungan yang kurang baik (Syafei, karyawan swasta, Padi group musiknya)

74. Jika ingin maju, perangilah budaya malu. Kita harus malu jika berbuat yang kurang berkenan (tdak pada tempatnya) (Nanang, karyawan swasta, Bandung)

75. Mari kita satukan generasi untuk maju. Satukan langkah..! Percaya kepadaNya seutuhnya, percaya kepadaNya seluruhnya. Bermoral untuk menjadi pemimpin besat. Terima kasih (Herman B, karyawan swasta, Jakarta)

76. Bangkitlah hai rakyatku. Bangkitlah hai bangsaku, Bangkirlah Indonesiaku, hai kita menjad bangsa yang besar dan terpandang.(Iwan H, karyawan swasta, Jakarta)

77. Just do it.. Indonesia bangkit!!! Indonesia maju. Indonesia makmur dan sejahtera (Jimmi Tandun, swasta, Jakarta)
78. . Indonesia, jika lebih baik itu mungkin, menjadi baik, tidak cukup. Bangkitlah dan menjadi yang terbaik dalam banyak hal (Sugiarto, karyawan swasta, Jakarta)

79. Tanggung jawab yang diberikan, laksanakan dengan baik, itu ibadah bagi bangsa. Kasihi satu sama lain, saling peduli, saling memotivasi akan membuat suasana bekerja, kehidupan menjadi damai dan selalu penuh semangat (Eva, Marketing Director, swasta, Jakarta Timur)

Rabu, 30 April 2008

80. Bangkitlah Indonesia dari tidurmu, jangan sia-siakan tetesan darah para pahlawan demi negeri tercinta ini..Ayo kita bisa! Merdeka! (Chinta-ku, Ibu rumah tangga, Jakarta Barat)

Jumat, 2 Mei 2008

81. Sayangi ibumu, maka engkau akan sukses dan maju. Saya sangat memperhatikan ibu saya, maka saya jadi jenderal (Gordon Mogot, Jenderal Polisi, Jakarta Selatan)

82. Niat yang baik, modal kebangkitan 100 th Indonesia (Lo Cin Weng, karyawan swasta distribusi, Medan)

Sabtu, 3 Mei 2008

83. Kebangkitan bisa dicapai hanya bila visi & habit lama telah ditinggalkan. Visi kesetaraan dan persaudaraan adalah sumber energi kebangkitan Indonesia baru. Hidup Indonesia bangkit! (Haryono, businessman, Cibubur, Jakarta Timur)

84. Saatnya bangkit. What time is it? Time to change! (Hari Subagya, trainer, penulis buku, Jakarta Timur)

85. Siapapun yang tidak membuat kemajuan untuk bangsa ini, maka ia mundur dalam kehidupannya. Maka bangkitlah wahai bangsaku. Jangan diam! (Prayitno, karyawan swasta distribusi, Bandung)

86. Salam mulia, selain bekerja yang keras, kita harus bekerja efisien, ayo kita terapkan di dalam pekerjaan kita (Prayitno, karyawan swasta distribusi, Bandung)

87. Mau dong Indononesia jaya hari ini. Biar bangkit juga omset jualan saya..ha..ha..ha..! (Jasalmen Saragih, karyawan swasta, Medan)

88. AYO bangkit. Kobarkan semangat berjuang untuk menangkan persaingan. Hidup perusahaan saya, hidup bangsaku. Salam mulia (Ipung Triko, karyawan distribusi, Malang)

89. Salam mulia friends, wes 100 th bangkit koq malah tiarap yo. Yuk kita semangati 100th Kebangkitan. Semoga bisa menjadi social capital untuk membangun Indonesia yang mandiri. May be ngono (Jawa: begitu), friend (Runtome, Tumiran, guru, konsultan, trainer, Tangerang)

90. Marilah kita menjadi bagian dari perubahan untuk kemajuan. Salam (Joko Ponco Susilo, karyawan swasta, Bogor)

91. Prioritaskan yang penting dahulu, baru yang mendesak (Hok Cun, karyawan swasta, Pontianak)

92. Gunakan waktu dengan efektif dan efisien, pilihlah pekerjaan berdasarkan skala prioritas. Itu adalah pilihan bijaksana. Salam damai, bangkitlah! (Ipung Triko, karyawan distribusi, Malang)

93. Kebijaksanaan adalah hal utama, maka perolehlah kebijaksanaan. Dan dengan segala yang engkau peroleh, perolehlah pemahaman, diambil dari Amsal 4:7 (Bhre Tandes, penulis buku, rohaniawan, Surabaya)

94. Past is a history. Today is still a mystery! Now a blank page is in front of us. With God we will RE-write it ever better. To new beginnings at 100 years of revival and transformation (Ig. Irwan, konsultan swasta, Tangerang)

95. 2008 a year with a lots of hope, challenges and opportunities. Don’t miss the train. Change strategy, change attitude, sharpen the saw and transform yourself for a better life.Best regards (Sonny Effendhi, pegawai swasta, Tangerang)

96. Make others happy first and you will be happy automatically (Hadi S. Topobroto, senior consultant, Jakarta Selatan)

97. We are what we choose (Gede Prama, Pembicara Publik, Pembawa Cahaya, Bali Utara)

Minggu, 4 Mei 2008

98. Kebangkitan semangat kaum Muda penting bagi yang berusia untuk Indonesia. Jaya selamanya! (Djoko Waluyo, Pegawai negeri, Jakarta Timur)

diteruskan sampai menembus angka 100…

Comments

Kiat terhebat dalam belajar.

Apa kiat terhebat dalam belajar?

 

Hanya satu kata..

 

T a n y a!

 

Dengan bertanya, kita meminta penjelasan tentang segala sesuatu yang kita tidak ketahui!

 

Jadi mengertinya cepat …

 

Kalau bisa bertanya, buat apa bingung mikirin sendiri?

 

Mengapa tidak bertanya saja?

 

See You At The Top,

 

Johny Rusly

www.1000hari.blogspot.com

www.andatidaksendiri.com

 


Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.

__._,_.___


CARA CEPAT MENJADI PENULIS BUKU - Dodi Mawardi & Johanes AW 17 Mei 2008, daftar segera ke lies.sudianti@gmail.com early bird Rp. 400.000/orang



Recent Activity

Visit Your Group

Yahoo! Finance

It’s Now Personal

Guides, news,

advice & more.

New web site?

Drive traffic now.

Get your business

on Yahoo! search.

Y! Groups blog

The place to go

to stay informed

on Groups news!

.

__,_._,___ <!– #ygrp-mkp{ border: 1px solid #d8d8d8; font-family: Arial; margin: 14px 0px; padding: 0px 14px; } #ygrp-mkp hr{ border: 1px solid #d8d8d8; } #ygrp-mkp #hd{ color: #628c2a; font-size: 85%; font-weight: bold; line-height: 122%; margin: 10px 0px; } #ygrp-mkp #ads{ margin-bottom: 10px; } #ygrp-mkp .ad{ padding: 0 0; } #ygrp-mkp .ad a{ color: #0000ff; text-decoration: none; }

Comments

« Previous entries · Next entries »